Mengapa Virus H1N1 Bisa Membunuh?
Addy Hasan15/01/2010 03:08
Liputan6.com, London: Beberapa bulan lalu, sebagian besar masyarakat dunia sempat dicekam ketakutan oleh wabah mematikan, yakni varian flu H1N1. Betapa tidak, varian baru flu babi ini mengancam jutaan nyawa manusia. Di Inggris, diperkirakan 65.000 orang terancam meninggal akibat varian baru flu babi. Namun, seperti diwartakan BBC, sampai sekarang belum ada peringatan jelas terhadap bahaya penyakit ini.
Hasil penelitian pandemi terbaru terhadap virus H1N1 memang belum menghasilkan sesuatu yang berarti. Apalagi, hanya sedikit pemahaman tentang dunia virus yang tidak kasat mata. Kendati demikian, para ilmuwan tidak pernah berhenti meneliti.
Flu burung adalah penyakit pernapasan yang biasanya menyerang burung dan mamalia. Bermula dari virus influenza tipe A yang menyebar antarunggas, seperti di peternakan ayam dan kandang burung. Ternyata, virus dapat menular ke spesies lain seperti babi, kucing, anjing, harimau, bahkan manusia. Penyebaran dapat melalui udara, bersentuhan langsung atau lewat makanan yang dimasak secara tidak higienis.
Apabila virus berhasil memasuki tubuh manusia, maka akan berinkubasi selama tiga hingga lima hari. Gejalanya adalah demam tinggi, keluhan pernapasan dan terkadang pada perut. Jika gejala ini sudah menjangkiti tubuh, maka penanganan medis harus segera dilakukan. Terutama, buat mencegah terjadi kematian dan penyebaran virus lebih lanjut.(ANS)
Hasil penelitian pandemi terbaru terhadap virus H1N1 memang belum menghasilkan sesuatu yang berarti. Apalagi, hanya sedikit pemahaman tentang dunia virus yang tidak kasat mata. Kendati demikian, para ilmuwan tidak pernah berhenti meneliti.
Flu burung adalah penyakit pernapasan yang biasanya menyerang burung dan mamalia. Bermula dari virus influenza tipe A yang menyebar antarunggas, seperti di peternakan ayam dan kandang burung. Ternyata, virus dapat menular ke spesies lain seperti babi, kucing, anjing, harimau, bahkan manusia. Penyebaran dapat melalui udara, bersentuhan langsung atau lewat makanan yang dimasak secara tidak higienis.
Apabila virus berhasil memasuki tubuh manusia, maka akan berinkubasi selama tiga hingga lima hari. Gejalanya adalah demam tinggi, keluhan pernapasan dan terkadang pada perut. Jika gejala ini sudah menjangkiti tubuh, maka penanganan medis harus segera dilakukan. Terutama, buat mencegah terjadi kematian dan penyebaran virus lebih lanjut.(ANS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
