Robert Tantular: Saya Ditekan BI
Tim Liputan 6 SCTV11/01/2010 17:48
Liputan6.com, Jakarta: Rapat antara Panitia Khusus Angket Bank Century dan mantan Komisaris Bank Century Robert Tantular, Senin (11/1) siang, kembali membuka tabir baru. Hal itu terungkap dalam pengakuan Robert bahwa dirinya pernah diancam dan ditekan Bank Indonesia. Secara spesifik dia menyebutkan nama mantan Direktur Pengawasan Perbankan BI Zainal Abidin. Menurutnya, Zainal pernah mengatakan, bila Robert tak setuju atau tak menandatangani surat bailout, Bank Century akan ditutup.
Robert juga memastikan bahwa pada akhir 2008 Bank Century belum menjadi bank gagal karena pada November tahun itu Bank Century masih bisa kliring. Keterangan ini sekaligus membantah ucapan mantan Gubernur BI Boediono yang mengatakan ketika itu Bank Century adalah bank gagal.
Sementara itu, sekitar 20 nasabah Bank Century terlihat ikut hadir menyaksikan jalannya rapat dari balkon ruang sidang di Gedung DPR-MPR, Jakarta. Bahkan, mereka ikut berkomentar atas jawaban Robert yang dinilai tidak memuaskan, kendati tak sampai mengganggu rapat. Anggota Pansus dari Partai Golkar, Bambang Soesatyo mendesak Robert menuntaskan masalahnya dengan nasabah Bank Century.(ADO)
Robert juga memastikan bahwa pada akhir 2008 Bank Century belum menjadi bank gagal karena pada November tahun itu Bank Century masih bisa kliring. Keterangan ini sekaligus membantah ucapan mantan Gubernur BI Boediono yang mengatakan ketika itu Bank Century adalah bank gagal.
Sementara itu, sekitar 20 nasabah Bank Century terlihat ikut hadir menyaksikan jalannya rapat dari balkon ruang sidang di Gedung DPR-MPR, Jakarta. Bahkan, mereka ikut berkomentar atas jawaban Robert yang dinilai tidak memuaskan, kendati tak sampai mengganggu rapat. Anggota Pansus dari Partai Golkar, Bambang Soesatyo mendesak Robert menuntaskan masalahnya dengan nasabah Bank Century.(ADO)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
