Puluhan Rumah Rusak Dihantam Ombak
Juhri Samanery11/01/2010 16:05
Liputan6.com, Ambon: Puluhan rumah yang berdiri di bibir pantai Kecamatan Sirimau, Ambon, Maluku, Senin (11/1) pagi, rusak akibat terjangan ombak. Ombak yang menghantam rumah warga mencapai ketinggian tiga meter.
Kendati masih dihantui cuaca buruk, warga tetap bertahan di lokasi. Mereka tak punya pilihan selain tetap bertahan. Gelombang besar juga menyebabkan tidak beroperasinya kapal antar pulau yang berada di Pelabuhan SAlamet Riyadi, Ambon.
Sementara itu di sepanjang pesisir Banten, gelombang tinggi membuat ratusan nelayan tradisional tidak bisa melaut. Nelayan memilih menabatkan perahunya. Sebagian nelayan memanfaatkan waktu tak melaut dengan memperbaiki perahu dan jala.
Ketinggian gelombang rata-rata mencapai 1,8 hingga 2 meter. Menurut Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika Banten, tingginya gelombang pada Januari dapat menyebabkan tiupan angin di atas 28 kilometer per jam.(JUM)
Kendati masih dihantui cuaca buruk, warga tetap bertahan di lokasi. Mereka tak punya pilihan selain tetap bertahan. Gelombang besar juga menyebabkan tidak beroperasinya kapal antar pulau yang berada di Pelabuhan SAlamet Riyadi, Ambon.
Sementara itu di sepanjang pesisir Banten, gelombang tinggi membuat ratusan nelayan tradisional tidak bisa melaut. Nelayan memilih menabatkan perahunya. Sebagian nelayan memanfaatkan waktu tak melaut dengan memperbaiki perahu dan jala.
Ketinggian gelombang rata-rata mencapai 1,8 hingga 2 meter. Menurut Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika Banten, tingginya gelombang pada Januari dapat menyebabkan tiupan angin di atas 28 kilometer per jam.(JUM)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
