Italia Evakuasi Ratusan Buruh Migran Afrika  

Astrid Puspasari
10/01/2010 09:45
Liputan6.com, Calabria: Pihak berwenang Italia mengevakuasi ratusan buruh migran dari selatan kota di Italia serta membawa polisi tambahan setelah pecah aksi protes dengan kekerasan. Sebanyak 320 buruh migran Afrika yang berkerja sebagai pemetik buah di Calabria, dibawa dengan bus ke pusat darurat, seperti dilansir BBC, Sabtu (9/1).

Polisi tambahan dikerahkan setelah terjadi kerusuhan selama dua hari, di mana 37 orang terluka dan mobil dibakar. Kerusuhan pecah setelah dua buruh migran ditembak dengan senjata pelet oleh sekelompok pemuda setempat.

Menteri Dalam Negeri Italia, Roberto Maroni dikritik pihak oposisi, bahwa kekerasan terjadi akibat dari tidak mampu menangani masalah pekerja ilegal di negara ini. "Situasi sangat sulit di Rosarno, seperti di tempat lain, karena selama bertahun-tahun imigrasi ilegal ditoleransi dan upaya yang dilakukan tidak pernah efektif," katanya kepada surat kabat La Repubblica Italia.

Pierluigi Bersani, pemimpin oposisi mengatakan, "Maroni telah melewatkan sumber masalah. Kita harus mengatasi ke akar masalah seperti mafia, eksploitasi, xenophobia (ketakutan dengan orang asing atau berbeda dengan dirinya), dan rasisme." Buruh migran asal Ghana dan Nigeria di Italia hidup dalam kondisi sulit dengan upah kerja 30 dollar per hari. Mereka tinggal di kemah di pabrik-pabrik dan bangunan kosong tanpa air dan listrik.(AYB)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler