Polisi Bentrok dengan Imigran
09/01/2010 00:20
Liputan6.com, Rosarno: Polisi Italia dan warga imigran yang kebanyakan berasal dari negara-negara Afrika bentrok di ruas-ruas jalan Kota Rosarno, Calabria, Kamis (7/1). Kericuhan dipiciu tertembaknya dua imigran oleh orang tak dikenal. Imigran menuduh penembakan bermotif rasis.
Selain melempari polisi dengan berbagai benda, para imigran menyerang warga lokal dan merusak pertokoan. Kendaraan yang sedang diparkir juga tal luput dari sasaran imigran. Kerusuhan menyebabkan 14 orang terdiri dari polisi, warga, serta demonstran terluka. Tujuh imigran ditangkap. Namun protes terus berlanjut dan imigran bertekad meneruskan aksi mengecam rasisme selama sepekan.
Kota Rosarno dikenal sebagai wilayah yang menyimpan masalah sosial yang tinggi dan sering terjadi tindakan kriminal. Bahkan Calabria juga menjadi basis sindikat kejahatan internasional yang dikenal dengan sebutan Ndrangheta. Italia sudah berupaya menekan kejahatan di Calabria dengan menambah jumlah polisi terutama di Kota Reggio, tempat dibomnya gedung pengadilan pekan lalu.(YNI/JUM)
Selain melempari polisi dengan berbagai benda, para imigran menyerang warga lokal dan merusak pertokoan. Kendaraan yang sedang diparkir juga tal luput dari sasaran imigran. Kerusuhan menyebabkan 14 orang terdiri dari polisi, warga, serta demonstran terluka. Tujuh imigran ditangkap. Namun protes terus berlanjut dan imigran bertekad meneruskan aksi mengecam rasisme selama sepekan.
Kota Rosarno dikenal sebagai wilayah yang menyimpan masalah sosial yang tinggi dan sering terjadi tindakan kriminal. Bahkan Calabria juga menjadi basis sindikat kejahatan internasional yang dikenal dengan sebutan Ndrangheta. Italia sudah berupaya menekan kejahatan di Calabria dengan menambah jumlah polisi terutama di Kota Reggio, tempat dibomnya gedung pengadilan pekan lalu.(YNI/JUM)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
