Militer Sri Lanka Diduga Lakukan Kejahatan Perang
Addy Hasan08/01/2010 15:39
Liputan6.com, New York: Militer Sri Lanka diduga melakukan kejahatan perang, setelah rekaman video memperlihatkan proses eksekusi sadis tentara Sri Lanka terhadap anggota pemberontak Macan Tamil dinyatakan otentik oleh Perserikatan Bangsa Bangsa. Demikian dikatakan Phillips Alston, penyidik khusus PBB kepada CNN, Kamis (7/1).
Video kebrutalan tentara Sri Lanka pertama kali disiarkan oleh Stasiun TV Berita Inggris, Channel 4, pada Agustus 2009. Kemudian, penelitian Aliston didukung tiga ahli forensik independen PBB selama tiga bulan menyatakan video itu otentik.
Sementara itu Sekjen PBB Ban Ki-Moon meminta kepada pemerintah Sri Lanka membentuk komisi penyidik nasional terkait pelanggaran internasional hak asasi manusia dan hukum humaniter yang dilakukan militer Sri Lanka.
Namun, pemerintah Sri Lanka menolak semua hasil penyidikan independen dan menyebut rekaman video serta penyidikan rekayasa belaka. Militer Sri Lanka berhasil mengalahkan Macan Tamil pada 2009 untuk mengakhiri konflik panjang puluhan tahun yang menewaskan sedikitnya 70 ribu orang.(YUS)
Video kebrutalan tentara Sri Lanka pertama kali disiarkan oleh Stasiun TV Berita Inggris, Channel 4, pada Agustus 2009. Kemudian, penelitian Aliston didukung tiga ahli forensik independen PBB selama tiga bulan menyatakan video itu otentik.
Sementara itu Sekjen PBB Ban Ki-Moon meminta kepada pemerintah Sri Lanka membentuk komisi penyidik nasional terkait pelanggaran internasional hak asasi manusia dan hukum humaniter yang dilakukan militer Sri Lanka.
Namun, pemerintah Sri Lanka menolak semua hasil penyidikan independen dan menyebut rekaman video serta penyidikan rekayasa belaka. Militer Sri Lanka berhasil mengalahkan Macan Tamil pada 2009 untuk mengakhiri konflik panjang puluhan tahun yang menewaskan sedikitnya 70 ribu orang.(YUS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
