Musda Golkar Cirebon Ricuh
Ridwan Pamungkas04/01/2010 10:15
Liputan6.com, Cirebon: Musyawarah Daerah (Musda) ke-VIII Partai Golkar Kota Cirebon, Jawa Barat, Ahad (3/1) malam, ricuh. Hal Ini bermula ketika lima dari delapan unsur yang memiliki hak suara menyatakan mendukung kembali Ade Anwar Sham sebagai Ketua DPP Partai Golkar Kota Cirebon. Mereka terdiri dari tiga pengurus kecamatan, satu organisasi, serta satu organisasi Hasta Karya.
Mereka berkeinginan pemilihan dilakukan secara aklamasi. Namun, perwakilan dari DPD Partai Golkar Jabar menyatakan ada aspirasi lain selain aklamasi. Sehingga perdebatan pun terjadi saat sidang paripurna keempat.
Kelompok organisasi sayap seperti, Kosgoro, AMPG, dan FKPPI, termasuk sejumlah pengurus kecamatan lalu merangsek masuk ke ruang sidang. Mereka berteriak-teriak meminta mekanisme pemilihan dijalankan bukan dengan cara aklamasi. Sehingga pemilihan berlangsung adil dan transparan.
Akibat kericuhan ini, musda diskors hingga waktu yang tak ditentukan. Alasannya, situasi sudah tidak kondusif. Selain itu, pihak pengurus juga harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan DPD Partai Golkar Jabar. Keputusan ini disambut baik peserta musda. Mereka pun akhirnya bubar secara tertib.(BOG)
Mereka berkeinginan pemilihan dilakukan secara aklamasi. Namun, perwakilan dari DPD Partai Golkar Jabar menyatakan ada aspirasi lain selain aklamasi. Sehingga perdebatan pun terjadi saat sidang paripurna keempat.
Kelompok organisasi sayap seperti, Kosgoro, AMPG, dan FKPPI, termasuk sejumlah pengurus kecamatan lalu merangsek masuk ke ruang sidang. Mereka berteriak-teriak meminta mekanisme pemilihan dijalankan bukan dengan cara aklamasi. Sehingga pemilihan berlangsung adil dan transparan.
Akibat kericuhan ini, musda diskors hingga waktu yang tak ditentukan. Alasannya, situasi sudah tidak kondusif. Selain itu, pihak pengurus juga harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan DPD Partai Golkar Jabar. Keputusan ini disambut baik peserta musda. Mereka pun akhirnya bubar secara tertib.(BOG)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
