Polres Surabaya Utara Doakan Gus Dur
Slamet Riadi01/01/2010 02:12
Liputan6.com, Surabaya: Kepergian mantan Presiden Abdurrahman Wahid juga mendatangkan duka mendalam bagi jajaran kepolisian. Ratusan polisi dan polisi wanita Kepolisian Resor Surabaya Utara menggelar tahlilan dan doa bersama untuk Gus Dur, sapaan akrab Abdurrahman Wahid. Acara yang berlangsung di Gedung Posko Mapolres Surabaya Utara dipimpin Kepala Polres Ajun Komisaris Besar Polisi Joko Hari Utomo.
Polri menganggap sang Bapak Bangsa adalah sosok istimewa yang berjasa besar. Sebab pada pemerintahan Gus Dur Polri berpisah dari TNI. Tahlilan dan salat gaib juga dipersembahkan para narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Surabaya untuk Gus Dur selama sepekan.
Gus Dur meninggal di Rumah Sakit Cipto Mangungkusumo, Jakarta Pusat, 30 Desember pukul 18.45 WIB dalam usia 69 tahun. Pria yang dijuluki Bapak Pluralisme Indonesia itu mengembuskan napas terakhir usai dijenguk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di RSCM [baca: Dokter: Gus Dur Sempat Membaik].(AIS)
Polri menganggap sang Bapak Bangsa adalah sosok istimewa yang berjasa besar. Sebab pada pemerintahan Gus Dur Polri berpisah dari TNI. Tahlilan dan salat gaib juga dipersembahkan para narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Surabaya untuk Gus Dur selama sepekan.
Gus Dur meninggal di Rumah Sakit Cipto Mangungkusumo, Jakarta Pusat, 30 Desember pukul 18.45 WIB dalam usia 69 tahun. Pria yang dijuluki Bapak Pluralisme Indonesia itu mengembuskan napas terakhir usai dijenguk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di RSCM [baca: Dokter: Gus Dur Sempat Membaik].(AIS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
