Isak Tangis Iringi Pemakaman Gus Dur  

Bambang Ronggo
31/12/2009 14:23
Liputan6.com, Jombang: Pemakaman mantan Presiden Abdurrahman Wahid di kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur, Kamis (31/12), diiringi isak tangis. Pemakaman yang berlangsung pada pukul 13.35 WIB itu diawali dengan upacara yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Mereka yang menangis tidak hanya keluarga Gus Dur, tapi juga para kerabat serta ribuan warga nahdliyin, yang memenuhi kawasan kompleks Ponpes Tebu Ireng. Bahkan seorang pengurus PBNU tampak menangis karena tidak kuat menahan haru melepas kepergian tokoh kharismatik yang sangat dihormati.

Presiden Yudhoyono dalam pidato perpisahan melepas jenazah mantan presiden ke-4 RI ini, meminta rakyat Indonesia mengenang almarhum sebagai Bapak Pluralisme Indonesia. "Selamat jalan Bapak Pluralisme. Semoga tenang di sisi Allah SWT," ucap SBY.

Gus Dur yang dilahirkan di Jombang pada 4 Agustus 1940, meninggal pada Rabu kemarin, pukul 18.45 WIB, di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Mantan Presiden ke-4 RI ini meninggal dunia akibat komplikasi penyakit yang diidapnya.(ETA)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler