Tak Setuju Dibawa Merantau, Ibu Bantai Anak
Dohar Franklin Sianipar30/12/2009 13:45
Liputan6.com, Nias Selatan: Kasih ibu sepanjang jalan menjadi kurang bermakna setelah seorang ibu di Desa Fatodano, Kecamatan Ulugawo, Nias Selatan, Sumatera Utara, baru-baru ini, mencoba membunuh anaknya. Tersangka bernama Siati Nduru nekat membunuh kelima anaknya saat tertidur pulas hanya karena tak setuju mereka dibawa merantau sang suami. Tiga anak korban Feridan Nduru, Fonaha Nduru, dan Ferius Nduru tewas.
Sedangkan tiga lainnya selamat dari upaya pembunuhan. Folo Nduru yang berumur tujuh tahun selamat meski dengan luka serius di bagian kepala. Demikian pula sang adik Kariman yang terluka di bagian kepala, leher, dan punggung. Anak terkecil yang masih bayi juga selamat karena saat itu ia terpisah dalam ayunan. Siati sudah ditangkap dan diperiksa di Markas Kepolisian Sektor Idanogawo, Nias Selatan.(ZAQ)
Sedangkan tiga lainnya selamat dari upaya pembunuhan. Folo Nduru yang berumur tujuh tahun selamat meski dengan luka serius di bagian kepala. Demikian pula sang adik Kariman yang terluka di bagian kepala, leher, dan punggung. Anak terkecil yang masih bayi juga selamat karena saat itu ia terpisah dalam ayunan. Siati sudah ditangkap dan diperiksa di Markas Kepolisian Sektor Idanogawo, Nias Selatan.(ZAQ)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
