Diperiksa Urine, Anggota DPRD Depok Marah
Nahyudi29/12/2009 18:18
Liputan6.com, Depok: Tes urine yang digelar Dinas Kesehatan Kota Depok, Jawa Barat, terhadap anggota DPRD berbuah protes dan nyaris ricuh. Wakil rakyat Kota Depok ini mengaku kaget dan marah-marah saat urine mereka hendak dites petugas Dinas Kesehatan, Selasa (29/12).
"Tes urine yang digelar Dinkes Kota Depok ini tidak pada tempatnya," teriak Babay Suhaimi, anggota dewan dari Fraksi Partai Golkar. Protes ini dilancarkan Babay karena mengaku tidak memiliki catatan buruk, terkait penggunaan narkoba. Penolakan ini juga diikuti anggota DPRD Kota Depok lainnya, yang mencapai 50 orang.
Beruntung, situasi panas ini cepat diredam Rintis Yanto, Ketua DPRD, setelah memberi pengertian mengenai tes urine, yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan. Tes urine ini, jelas Rintis, baru pertama kali dilakukan sehingga banyak anggota dewan yang tidak paham.
Sayangnya, ketidakpahaman soal teas urine, disikapi oleh wakil rakyat dengan cara marah-marah, bukan dengan melakukan dialog. (ETA)
"Tes urine yang digelar Dinkes Kota Depok ini tidak pada tempatnya," teriak Babay Suhaimi, anggota dewan dari Fraksi Partai Golkar. Protes ini dilancarkan Babay karena mengaku tidak memiliki catatan buruk, terkait penggunaan narkoba. Penolakan ini juga diikuti anggota DPRD Kota Depok lainnya, yang mencapai 50 orang.
Beruntung, situasi panas ini cepat diredam Rintis Yanto, Ketua DPRD, setelah memberi pengertian mengenai tes urine, yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan. Tes urine ini, jelas Rintis, baru pertama kali dilakukan sehingga banyak anggota dewan yang tidak paham.
Sayangnya, ketidakpahaman soal teas urine, disikapi oleh wakil rakyat dengan cara marah-marah, bukan dengan melakukan dialog. (ETA)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
