Mobil Mewah Menteri Picu Tanggapan Negatif  

Tim Liputan 6 SCTV
29/12/2009 17:57
Liputan6.com, Jakarta: Opini bermunculan terkait pemberian jatah mobil dinas Toyota Crown Royal Saloon bagi para menteri. Sebagian besar pendapat itu bernada miring. Salah satunya meluncur dari bibir Mantan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Syafii Maarif.

Ketika ditemui di Jakarta, Selasa (29/12), Maarif menyatakan, seharusnya pejabat berani berkorban untuk tidak menggunakan mobil mewah. Jika mereka menerima kendaraan itu, sama saja tidak peka terhadap rakyat. Apalagi sebagian besar masyarakat sedang dalam keprihatinan akibat krisis.

Anggota masyarakat pun menyampaikan pendapat serupa. Tak masalah menteri mendapat fasilitas untuk menunjang profesi mereka. Namun kalau berlebihan, akan melukai hati rakyat.

Ketika disinggung soal pemakaian mobil mewah itu, Menteri Negara Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta menjawab dengan tersipu. Meski berterima kasih, Hatta menilai interior mobil kali ini lebih sempit [baca: Menteri Kini Naik Mobil Miliaran Rupiah].

Apakah sudah benar keputusan yang dibuat pemerintah? Sebagai perbandingan, di Malaysia yang kondisi perekonomiannya lebih baik dari Indonesia, memberikan mobil dinas Mercedes Benz tipe 280 kepada para menterinya. Harga mobil tersebut berkisar Rp 750 juta, atau lebih murah dari kendaraan menteri Kabinet Indonesia Bersatu jilid II senilai Rp 1,3 miliar.(OMI/YUS)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada 2 Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda
honeybeehuxxx | pipin_pintxxx@yaxxx.com| 2010-02-05 15:00:11
loh bukannya smua transaksi yang berhubungan dengan pemerintah adalah bebas pajak?!?! katanya harganya dibawah 500jt kok anggarannya bisa 1M lebih?!?! brati ada excess margin 600jt lebih dunk?!?!? kemana tuh uang??
axxx | arti_saxxx@yaxxx.com| 2010-01-13 16:43:33
Iya saya setuju tuh pendapat bapak kenapa ga naek Jazz aja sih...yg lbh murah khan ada ACnya juga ...kesian tuuh mending dananya kasih ke rakyatyg jelas2 kelaperannnn malu dong sama Malaysia...

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler