Fraksi Golkar Tak Akan Gunakan Data "Gurita Cikeas"
syaiful HALIM28/12/2009 19:24
Liputan6.com, Jakarta: Ketua Fraksi Partai Golkar Setya Novanto menegaskan, fraksinya tidak akan menggunakan data dalam buku Membongkar Gurita Cikeas: Di Balik Skandal Bank Century karya George Junus Aditjondro dalam mengusut kasus Bank Century. "Data dalam buku Membongkar Gurita Cikeas belum diuji kebenarannya," katanya di Jakarta, Senin (28/12).
Menurut Setya, selama ini dalam berargumentasi fraksinya selalu menggunakan data dari sumber-sumber resmi, seperti BPK. Bukan hanya itu, katanya, kalau pun menggunakan data pembanding tentu berasal dari lembaga-lembaga penelitian yang sudah memiliki reputasi tinggi.
"Yang kita pakai dulu biasanya data resmi dari lembaga negara, lalu dari lembaga penelitian universitas, dan yang punya reputasi tinggi di dunia penelitian. Jadi tidak sembarangan," tambah Setya.
Setya Novanto mengaku belum membaca seluruh buku itu. Namun dia meminta, agar tidak menimbulkan fitnah, sebaiknya buku tersebut diteliti dan diuji kesahihannya.
Di tempat terpisah, anggota Panitia Angket Kasus Bank Century dari Fraksi Hanura Akbar Faisal juga mengatakan hal yang sama. "Panitia Angket Kasus Bank Century belum perlu menggunakan data buku Membongkar Gurita Cikeas sebagai referensi," katanya.
Yang jelas, ujar Akbar Faisal, data dari Badan Pemeriksa Keuangan yang kini ada di Panitia Angket sudah cukup sebagai dasar untuk melakukan verifikasi kasus itu.(SHA)
Menurut Setya, selama ini dalam berargumentasi fraksinya selalu menggunakan data dari sumber-sumber resmi, seperti BPK. Bukan hanya itu, katanya, kalau pun menggunakan data pembanding tentu berasal dari lembaga-lembaga penelitian yang sudah memiliki reputasi tinggi.
"Yang kita pakai dulu biasanya data resmi dari lembaga negara, lalu dari lembaga penelitian universitas, dan yang punya reputasi tinggi di dunia penelitian. Jadi tidak sembarangan," tambah Setya.
Setya Novanto mengaku belum membaca seluruh buku itu. Namun dia meminta, agar tidak menimbulkan fitnah, sebaiknya buku tersebut diteliti dan diuji kesahihannya.
Di tempat terpisah, anggota Panitia Angket Kasus Bank Century dari Fraksi Hanura Akbar Faisal juga mengatakan hal yang sama. "Panitia Angket Kasus Bank Century belum perlu menggunakan data buku Membongkar Gurita Cikeas sebagai referensi," katanya.
Yang jelas, ujar Akbar Faisal, data dari Badan Pemeriksa Keuangan yang kini ada di Panitia Angket sudah cukup sebagai dasar untuk melakukan verifikasi kasus itu.(SHA)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Berita Terpopuler
- Dua Kamerawan Terbaik SCTV Gugur dalam Tugas
- Teka Teki Jatuhnya Sukhoi
- Inilah 45 Nama Korban Tewas Sukhoi
- Puluhan Orang Tewas Tersambar Petir
- Hitung Jari Lebih Cepat dari Kalkulator
- KNKT: Parasut Tak Dipakai Pilot untuk Melarikan Diri
- Kedatangan Presiden SBY Ditolak Mahasiswa
- Seluruh Korban Sukhoi Teridentifikasi
- Mabes Polri Masih Evaluasi Konser Lady Gaga
- Basarnas Hentikan Pencarian Korban Sukhoi

