Seorang Ibu Korban Banjir Melahirkan di Pengungsian
Patria Hidayat27/12/2009 10:11
Liputan6.com, Bandung: Seorang ibu, korban banjir di Bale Endah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, melahirkan di tempat pengungsian, Ahad (27/12). Atik, warga Desa Cieunteung, Kecamatan Bale Endah, Kabupaten Bandung terpaksa melahirkan dalam keadaan darurat dibantu seorang dukun beranak.
Bayi munggil yang baru dilahirkan dengan berat tiga kilogram itu, diberi nama Tiara. Untuk sementara dia harus tinggal berdesakan bersama pengungsi lainnya di sebuah gedung milik sebuah partai politik.
Sementara itu, pantauan SCTV di lapangan, banjir di Kabupaten Bandung merendam dua kecamatan. Hingga pagi tadi ketinggian banjir akibat meluapnya aliran sungai Citarum masih mencapai satu meter lebih [baca:Tujuh Ratus Rumah Terendam Banjir].(IAN)
Bayi munggil yang baru dilahirkan dengan berat tiga kilogram itu, diberi nama Tiara. Untuk sementara dia harus tinggal berdesakan bersama pengungsi lainnya di sebuah gedung milik sebuah partai politik.
Sementara itu, pantauan SCTV di lapangan, banjir di Kabupaten Bandung merendam dua kecamatan. Hingga pagi tadi ketinggian banjir akibat meluapnya aliran sungai Citarum masih mencapai satu meter lebih [baca:Tujuh Ratus Rumah Terendam Banjir].(IAN)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
