Jangan Jadikan Kemiskinan sebagai Alasan  

Tim Liputan 6 SCTV
26/12/2009 17:59
Liputan6.com, Depok: Kemiskinan dan kesulitan ekonomi kerap dijadikan alasan untuk mengabaikan sang buah hati. Dalam beberapa kasus, ada orang tua yang tega menghabisi nyawa anaknya karena tidak tahan hidup menderita.

Satu bulan silam, seorang bayi penderita penyakit hydrocephalus ditinggalkan ibu kandungnya di Rumah Sakit Dokter Harjono, Ponorogo, Jawa Timur. Dalam usianya yang belum genap satu bulan, kondisi kesehatan bayi malang itu terus memburuk. Namun belum lama ini, tepatnya pada Hari Ibu, Winarti akhinya mau menengok bayinya. Ia beralasan menelantarkan anaknya karena tidak memiliki biaya [baca: Di Hari Ibu, Hati Ibu Bayi "Hydrocephalus" Luluh].

Kemiskinan juga dijadikan alasan seorang pria di Jombang, Jawa Timur. Diduga karena tidak tahan hidup menderita, Kofirul Aziz tega menghabisi nyawa anaknya sendiri, Qabil Akhasah yang baru berusia 18 bulan. Usai membunuh anaknya, Kofirul memilih untuk mengakhiri hidup dengan meminum racun [baca: Ayah Bunuh Anak Kandung, Lalu Bunuh Diri].

Sementara di Purwakarta, Jawa Barat, warga dikagetkan penemuan mayat bocah perempuan berusia dua setengah tahun. Korban diduga tewas di tangan ayah kandungnya yang stres akibat dipecat dari pekerjaan. Pada akhirnya sang pelaku juga tewas bunuh diri.

Kemiskinan memang banyak dirasakan masyarakat Indonesia. Namun hal tersebut tidak bisa dijadikan alasan untuk menelantarkan anak atau mengakhiri hidup.(WIL/SHA)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler