Rekonstruksi Tsunami Belum Juga Tuntas  

Tim Liputan 6 SCTV
26/12/2009 17:52
Liputan6.com, Banda Aceh: Hari ini, Sabtu (26/12), lima tahun silam bencana tsunami menghantam sebagian besar wilayah Nanggroe Aceh Darussalam. Meski sudah terhitung lama berlalu, tragedi itu masih menyisakan sejumlah persoalan. Ratusan warga masih tinggal di barak pengungsian seperti yang terlihat di Ulee Lheue, Banda Aceh; dan Lambaro, Aceh Besar. Harapan memulai hidup baru di perumahan yang dibangun Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh (BRRA) pun pupus lantaran jatah rumah selalu habis.

Bukan hanya para korban yang mengeluh. Ribuan pekerja rekonstruksi Aceh yang didatangkan dari berbagai daerah, khususnya dari Jawa sejak Januari 2005, ternyata belum mendapatkan bayaran yang dijanjikan. Karena itu, para pekerja dari Cirebon dan Cilacap mengadukan nasibnya ke kelompok Light Brigade di Jakarta. Sayang BRRA sudah dibubarkan. Namun kelompok Light Brigade berjanji menagih hak sekitar 200 ribu pekerja yang belum mendapat bayaran seperti dijanjikan pemerintah.

Memperingati lima tahun tsunami, doa bersama digelar di sejumlah daerah di Aceh. Termasuk yang dihadiri Wakil Presiden Boediono yang berdoa bersama di kuburan massal para korban bersama warga dan keluarga korban di Kompleks Ulee Lheue, Banda Aceh [baca: Wapres Tiba di Ulee Lheue].(ZAQ)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler