Menag: Ungkap Privasi demi Hiburan Tidak Tepat
syaiful HALIM26/12/2009 17:31
Liputan6.com, Bogor: Menteri Agama Suryadharma Ali secara pribadi mendukung ketetapan Pengurus Besar Nahdatul Ulama bahwa infotainment yang sifatnya gosip, memunculkan kejelekan rumah tangga, kejelekan pribadi, tidak perlu mendapat dukungan. Hail itu disampaikan Mentri Agama usai bertemu Presiden Yudhoyono di Cikeas, Bogor, Sabtu (26/12), untuk melaporkan persiapan peringatan Natal bersama 2009.
"Semua pihak, bila didasari nilai-nilai universal, tentu bisa memahami bahwa kehidupan yang sangat pribadi tidak perlu diketahui oleh banyak orang," kata Mentri Agama. "Apalagi orang sampai dikejar-kejar untuk mengetahui kehidupan pribadi. Saya kira kita semua bisa menilai dari sisi nilai universal."
Meski demikian, Suryadharma Ali menolak mengomentari lebih jauh apa yang akan dilakukan departemen itu menindaklanjuti fatwa Nahdatul Ulama itu.(SHA)
"Semua pihak, bila didasari nilai-nilai universal, tentu bisa memahami bahwa kehidupan yang sangat pribadi tidak perlu diketahui oleh banyak orang," kata Mentri Agama. "Apalagi orang sampai dikejar-kejar untuk mengetahui kehidupan pribadi. Saya kira kita semua bisa menilai dari sisi nilai universal."
Meski demikian, Suryadharma Ali menolak mengomentari lebih jauh apa yang akan dilakukan departemen itu menindaklanjuti fatwa Nahdatul Ulama itu.(SHA)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
