"Jika Narasumber Menolak Wawancara Jangan Dipaksa"  

Isa Anshori
26/12/2009 11:30
Liputan6.com, Jakarta: Pengurus Besar Nahdlatul Ulama DKI Jakarta menegaskan kebebasan berekspresi seharusnya dimiliki siapa saja. Tak terkecuali seorang artis sekalipun. Demikian diungkapkan pengurus PBNU Jakarta, Kiai Haji Abdul Wahid Azis Bisri atau Gus Wahid, Sabtu (26/12).

Menurut Gus Wahid, acara infotainment sebagai sarana komunikasi bagi masyarakat juga patut dipertahankan. Namun para wartawan infotainment diminta untuk dapat memahami arti dari privasi setiap orang. Apabila narasumber tak mau diwawancara, seharusnya tidak memaksa.

Gus Wahid berharap supaya tayangan acara infotainment atau gosip jangan selalu memojokkan selebritas dalam pemberitaan. Gus Wahid menambahkan, dalam konteks kebebasan berekspresi saat ini sudah terlihat dengan terbentuknya Panitia Khusus Hak Angket Bank Century.(JUM/ANS)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share
Sent from Indosat Blackberry powered by  

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler