Dua Jenazah Korban Bangunan Roboh Kembali Ditemukan
Arofah Sopandi24/12/2009 17:55
Liputan6.com, Jakarta: Jumlah korban tewas akibat robohnya bangunan di Pusat Grosir Metro Tanahabang, Jakarta Pusat, dipastikan bertambah. Kamis (24/12) siang, petugas kembali menemukan dua jenazah di bawah reruntuhan. Pertama adalah Mubasirin, pemuda berusia 33 tahun yang saat kejadian sedang mengantarkan pesanan konveksi. Sedangkan jenazah lainnya adalah Kurdi, pedagang kopi yang diduga berjualan di bawah proyek bangunan.
Dengan demikian jumlah korban tewas menjadi lima orang termasuk tiga yang ditemukan kemarin. Mereka tertimpa runtuhan bangunan yang akan digunakan sebagai toilet. Tidak kuatnya konstruksi diduga menjadi penyebab bangunan ambruk. Apalagi muncul tudingan proyek bangunan tidak memiliki izin. Bila benar begitu, sanksi tegas akan diberikan. "Kalau sudah begini sanksinya harus dijalankan," kata Kepala Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B), Hari Sasongko.
Namun tudingan itu dengan tegas dibantah pengelola gedung. "Kalau ini saya bilang adalah penyimpangan dari izin yang diberikan. Tapi penyimpangan terjadi dimana itu yang kita cari tahu," ujar Building Manager Metro Tanahabang Setiarto Haryono.(YNI/AYB)
Dengan demikian jumlah korban tewas menjadi lima orang termasuk tiga yang ditemukan kemarin. Mereka tertimpa runtuhan bangunan yang akan digunakan sebagai toilet. Tidak kuatnya konstruksi diduga menjadi penyebab bangunan ambruk. Apalagi muncul tudingan proyek bangunan tidak memiliki izin. Bila benar begitu, sanksi tegas akan diberikan. "Kalau sudah begini sanksinya harus dijalankan," kata Kepala Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B), Hari Sasongko.
Namun tudingan itu dengan tegas dibantah pengelola gedung. "Kalau ini saya bilang adalah penyimpangan dari izin yang diberikan. Tapi penyimpangan terjadi dimana itu yang kita cari tahu," ujar Building Manager Metro Tanahabang Setiarto Haryono.(YNI/AYB)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
