Polisi Olah TKP Metro Tanahabang  

Sufiani Tanjung
23/12/2009 18:40
Liputan6.com, Jakarta: Hingga Rabu (23/12) sore, Tim Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri masih melakukan olah tempat kejadian perkara di reruntuhan bangunan Metro Tanahabang, Jakarta Pusat. Polisi juga sudah menutup lokasi sehingga masyarakat tak bisa lagi melihat tempat kejadian.

Bangunan tambahan itu direncanakan sebagai toilet umum empat lantai yang dibangun di sisi luar bangunan yang sudah ada. Konstruksi yang tidak kuat mengakibatkan lantai tiga toilet itu rubuh, dan menimpa para pekerja yang sedang beristirahat. Tercatat tiga orang tewas seketika, sedangkan 14 lainnya dirawat di beberapa rumah sakit di Jakarta dan seorang diantaranya kritis [baca: Belasan Korban Cedera Dirawat di Tiga RS].

Dinas Penataan dan Pengawasan Bangunan (P2B) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan, proyek bangunan tambahan tersebut ilegal karena belum mengantongi izin. Namun hal tersebut dibantah Satiyarto Haryono selaku Building Manager Metro Tanahabang. Menurutnya, ada yang tidak beres dalam pelaksanaan proyek tersebut. "Apakah di kontraktor sebagai orang terakhir yang melakukan implementasi, apakah yang melakukan pengawasan, ataukah pihak yang mengeluarkan izin," jelasnya.(TES/AYB)



adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler