Pemprov DKI: Bangunan Tidak Sesuai Rencana
Yeni Mardiana23/12/2009 14:11
Liputan6.com, Jakarta: Bangunan yang runtuh di kawasan Metro, Tanahabang, Jakarta Pusat, Rabu (23/12) pagi, ternyata tidak sesuai dengan gambar proyek yang diajukan. Hal itu diungkapkan juru bicara Pemprov DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia, saat memberikan keterangan di lokasi kejadian, siang tadi. Rencananya, petang ini Pemprov DKI akan membongkar bangunan yang dinilai menyalahi aturan tersebut.
"Untuk sementara, biaya perawatan korban ditanggung Pemprov DKI," ujar Cucu menambahkan.
Peristiwa runtuhnya bangunan ini terjadi sekitar pukul 10.20 WIB. Bangunan yang terdiri dari dua lantai itu tiba-tiba runtuh dan menimpa sejumlah orang.
Metro Tanahabang merupakan pusat grosir yang berdampingan dengan Blok A dan Blok B pasar. Sedangkan bangunan yang runtuh adalah bangunan tambahan untuk memperluas Metro Tanahabang. Saat kejadian, di bagian atas dan bawah bangunan banyak orang yang sedang bekerja [baca: Bangunan Ambruk di Tanahabang Rengut Korban Jiwa].(ADO/SHA)
"Untuk sementara, biaya perawatan korban ditanggung Pemprov DKI," ujar Cucu menambahkan.
Peristiwa runtuhnya bangunan ini terjadi sekitar pukul 10.20 WIB. Bangunan yang terdiri dari dua lantai itu tiba-tiba runtuh dan menimpa sejumlah orang.
Metro Tanahabang merupakan pusat grosir yang berdampingan dengan Blok A dan Blok B pasar. Sedangkan bangunan yang runtuh adalah bangunan tambahan untuk memperluas Metro Tanahabang. Saat kejadian, di bagian atas dan bawah bangunan banyak orang yang sedang bekerja [baca: Bangunan Ambruk di Tanahabang Rengut Korban Jiwa].(ADO/SHA)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
