Empat Tewas saat Bersihkan Gorong-gorong
Arie Pratika22/12/2009 14:46
Liputan6.com, Jakarta: Jumlah korban tewas saat membersihkan sampah di dalam gorong-gorong menuju anak Sungai Ciliwung, di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Selasa (22/12), bertambah dua orang, sehingga menjadi empat orang. Sebelumnya, petugas pemadam kebakaran yang dikerahkan melakukan pencarian, baru menemukan dua korban, yakni Alim dan Agung [baca:Dua Pekerja Tewas di Gorong-gorong].
Dua korban lagi, bernama Andi dan Ridwan, baru ditemukan setelah petugas melakukan pencarian sekitar tiga jam. Keempat korban kemudian dikirim ke RS Cipto Mangunkusumo, untuk diotopsi.
Menurut Tedi, tetangga korban, keempat korban sebelumnya diminta petugas dari Suku Dinas Tata Air Jakarta Timur untuk membersihkan saluran air. Pembersihan gorong-gorong ini diperlukan untuk mengantisipasi banjir pada musim hujan kali ini. Namun, saat masuk ke dalam gorong-gorong, mereka hanya menggunakan pelampung.
Bahkan keempatnya juga tidak mengetahui kedalaman air, karena kondisi di dalam gorong-gorong cukup gelap. Padahal, saat mereka memulai bekerja, hujan sudah turun. Diduga, korban tewas akibat menghirup gas beracun yang menyebabkan kematian. (ETA)
Dua korban lagi, bernama Andi dan Ridwan, baru ditemukan setelah petugas melakukan pencarian sekitar tiga jam. Keempat korban kemudian dikirim ke RS Cipto Mangunkusumo, untuk diotopsi.
Menurut Tedi, tetangga korban, keempat korban sebelumnya diminta petugas dari Suku Dinas Tata Air Jakarta Timur untuk membersihkan saluran air. Pembersihan gorong-gorong ini diperlukan untuk mengantisipasi banjir pada musim hujan kali ini. Namun, saat masuk ke dalam gorong-gorong, mereka hanya menggunakan pelampung.
Bahkan keempatnya juga tidak mengetahui kedalaman air, karena kondisi di dalam gorong-gorong cukup gelap. Padahal, saat mereka memulai bekerja, hujan sudah turun. Diduga, korban tewas akibat menghirup gas beracun yang menyebabkan kematian. (ETA)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
