Pelaksanaan FTA Tak akan Ditunda
Tim Liputan 6 SCTV20/12/2009 14:35
Liputan6.com, Jakarta: Deputi Menteri Koordinator Perekonomian bidang Industri dan Perdagangan, Edy Putra Irawadi, menegaskan, pelaksanaan perjanjian perdagangan bebas ASEAN-China atau free trade agreement (FTA) tidak akan ditunda, yakni pada 1 Januari 2010. Hal itu dikemukakan Edy Putra di Jakarta, Sabtu (19/12).
Terkait dengan itu, pemerintah akan melakukan proteksi terhadap 303 sektor yang dianggap belum siap menghadapi FTA. Di antaranya industri tekstil baja, makanan, dan elektronik. Proteksi tersebut berupa tarif bea masuk yang tidak langsung nol persen, namun diturunkan secara bertahap.
Sementara, pihak Konsultasi Ritel Indonesia tetap meminta agar pemerintah menegosiasi ulang kesepakatan FTA. Itu jika memang pelaku usaha belum siap dan memiliki posisi tawar yang kuat terhadap Cina [baca: Mulai Bulan Depan, Produk China Bebas Bea Masuk].(IAN/ETA)
Terkait dengan itu, pemerintah akan melakukan proteksi terhadap 303 sektor yang dianggap belum siap menghadapi FTA. Di antaranya industri tekstil baja, makanan, dan elektronik. Proteksi tersebut berupa tarif bea masuk yang tidak langsung nol persen, namun diturunkan secara bertahap.
Sementara, pihak Konsultasi Ritel Indonesia tetap meminta agar pemerintah menegosiasi ulang kesepakatan FTA. Itu jika memang pelaku usaha belum siap dan memiliki posisi tawar yang kuat terhadap Cina [baca: Mulai Bulan Depan, Produk China Bebas Bea Masuk].(IAN/ETA)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
