Tambang Emas Ditutup, Penambang Marah  

Roni Setiawan
20/12/2009 12:56
Liputan6.com, Lombok Barat: Ratusan penambang emas marah dan mengamuk setelah kamp penambangan di Desa Pelanggan, Sekotong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, dibakar petugas, Ahad (20/12). Tembakan peringatan yang dikeluarkan polisi tak membendung kemarahan penambang. Mereka melempari petugas dengan batu.

Bentrokan fisik tidak bisa dihindari. Akibatnya sejumlah petugas keamanan dan warga mengalami luka-luka. Dalam insiden ini, polisi menangkap seorang penambang yang diduga sebagai provokator. Untuk menghindari bentrok berlanjut, polisi memenuhi keinginan massa untuk melepas salah seorang penambang yang sempat ditangkap.

Menurut Kepala Kepolisian Resor Lombok Barat Ajun Komisaris Besar Polisi Agus Suryanto, penambang sebenarnya mau menghentikan aktivitasnya setelah lokasi penambangan tak berizin ini resmi ditutup pemda tiga hari yang lalu. Namun penambang terpengaruh isu bahwa penertiban menyebabkan sejumlah penambang tewas tertimbun.

Kawasan tambang emas di Pegunungan Sekotong resmi ditutup karena aktivitas tambang tradisional dan ilegal ini sering menelan korban tewas. Rencananya, Senin besok petugas akan meneruskan penertiban kamp penambang dan ribuan peralatan penggilingan emas yang jumlahnya mencapai tiga ribuan unit.(JUM/YUS)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler