KTT Perubahan Iklim Tak Capai Kata Sepakat
Tim Liputan 6 SCTV19/12/2009 20:44
Liputan6.com, Kopenhagen: Konferensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim di Kopenhagen, Denmark, berakhir tanpa mencapai kata sepakat. Konferensi juga harus berakhir tanpa membuahkan kesepakatan utama dengan tidak menyebutkan batasan waktu dan angka target pengurangan emisi gas negara maju pada tahun 2020. Proposal yang ditengahi Amerika Serikat, Cina, serta negara maju lainnya ini juga belum berhasil mencapai kebulatan suara para delegasi.
Terkait keputusan ini, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Ban Ki-moon mencoba bersikap positif dalam penyampaian pidatonya. "Akhirnya kita menutup pertemuan ini dengan sebuah kesepakatan. Meski tidak bisa mencapai hasil seperti diharapkan, keputusan ini hanyalah sebuah permulaan. Seluruh negara anggota sepakat bekerja keras untuk menekan peningkatan suhu global di bawah 2 derajat Celsius," kata Ban Ki-moon seraya menambahkan, "Kita harus menjadikan perjanjian ini terikat secara hukum. Untuk itu saya akan bekerja sama dengan para pemimpin dunia untuk mewujudkannya. Tak hanya itu, dana untuk Copenhagen Green Climate juga akan segera diluncurkan."(JUM/ANS)
Terkait keputusan ini, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Ban Ki-moon mencoba bersikap positif dalam penyampaian pidatonya. "Akhirnya kita menutup pertemuan ini dengan sebuah kesepakatan. Meski tidak bisa mencapai hasil seperti diharapkan, keputusan ini hanyalah sebuah permulaan. Seluruh negara anggota sepakat bekerja keras untuk menekan peningkatan suhu global di bawah 2 derajat Celsius," kata Ban Ki-moon seraya menambahkan, "Kita harus menjadikan perjanjian ini terikat secara hukum. Untuk itu saya akan bekerja sama dengan para pemimpin dunia untuk mewujudkannya. Tak hanya itu, dana untuk Copenhagen Green Climate juga akan segera diluncurkan."(JUM/ANS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
