Ratusan Warga Imogiri Berebut Air Gentong
Mas`ud Fahlavi19/12/2009 00:54
Liputan6.com, Imogiri: Ratusan warga Imogiri, Bantul, Yogyakarta, Jumat (18/12) berebut air sisa kurasan gentong di komplek makam raja-raja Mataram di depan pintu masuk makam Sultan Agung. Warga meyakini air tersebut mampu mendatangkan berkah jika diminum. Tak hanya air kurasan, masyarakat juga tak segan mengais air yang tumpah dari gentong tersebut.
Selain air gentong, warga juga berusaha mendapatkan nasi kenduri yang disediakan pihak kraton. Seperti halnya air gentong, mereka juga meyakini sebungkus nasi tersebut memiliki berkah dari raja junjungan mereka. Ritual air dan nasi kenduri ini selalu digelar pada malam Jumat kliwon di bulan Syuro atau Muharam setiap tahunnya.
Gentong yang ada di makam Imogiri ini dahulu digunakan Sultan Agung dan kerabatnya untuk berwudu. Namun dalam perkembangannya air di gentong tersebut diyakini memiliki berkah dari raja-raja Jawa.(WIL/ANS)
Selain air gentong, warga juga berusaha mendapatkan nasi kenduri yang disediakan pihak kraton. Seperti halnya air gentong, mereka juga meyakini sebungkus nasi tersebut memiliki berkah dari raja junjungan mereka. Ritual air dan nasi kenduri ini selalu digelar pada malam Jumat kliwon di bulan Syuro atau Muharam setiap tahunnya.
Gentong yang ada di makam Imogiri ini dahulu digunakan Sultan Agung dan kerabatnya untuk berwudu. Namun dalam perkembangannya air di gentong tersebut diyakini memiliki berkah dari raja-raja Jawa.(WIL/ANS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
