Gaji Tak Dibayar, Pembantu Rancang Perampokan  

Noor Ramadhan
18/12/2009 13:15
Liputan6.com, Malang: Ini pelajaran berharga bagi para majikan, agar memperlakukan pembantu dengan manusiawi. Seorang pembantu rumah tangga di Malang, Jawa Timur, merancang aksi perampokan di rumah majikannya di Jalan MT Haryono, Malang. Pasalnya, ia kesal karena gajinya tak kunjung dibayar.

Awalnya, tersangka, Nanda Mayanti cukup lugas menceritakan bagaimana perampokan itu terjadi. Termasuk, "peran"nya sebagai korban dengan mulut dilakban dan tangan diikat. Namun, polisi menemukan banyak kejanggalan dan menduga sang pembantu berbohong.

Lelah terus dikejar pertanyaan, akhirnya Nanda menyerah dan mengaku. Ternyata, Nanda tidak sendiri. Karena, ia dibantu oleh temannya, Sani Murni, yang melakban mulut dan mengikat tangannya. Dan, Sani pula yang menggondol dua unit laptop, sebuah kamera, dan perhiasan emas, dari lokasi kejadian.

Akhirnya, sang pembantu dan temannya itu pun harus mendekam di penjara.(TES)


adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler