Pasar Swadaya Timika Ludes Terbakar
Achmad Yani16/12/2009 09:37
Liputan6.com, Timika: Pasar Swadaya Timika, Papua, Rabu (16/12) dini hari terbakar. Tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kerugian material yang ditimbulkan diduga mencapai miliaran rupiah. Sejauh ini belum diketahui penyebab kebakaran, tapi diperkirakan api berasal dari lilin di salah satu kios. Pedagang menyalakan lilin karena sebelumnya terjadi pemadaman aliran listrik di lokasi pasar.
Pantauan Antara, para pedagang hingga pagi tadi masih sibuk mengais sisa-sisa barang di antara puing-puing reruntuhan kios dan toko milik mereka. Beberapa pedagang terlihat shock setelah melihat tempat usahanya sudah jadi abu dan arang.
Wakil Bupati Mimika, H. Abdul Muis, yang mengunjungi lokasi kejadian, mengatakan Pemerintah Kabupaten Mimika segera akan menggelar rapat koordinasi untuk menyikapi kejadian tersebut. "Pagi ini kami akan rapat untuk mengambil langkah-langkah penanganan pasar selanjutnya," kata Muis.
Sementara itu, menurut keterangan saksi, api pertama kali muncul sekitar pukul 01.00 WIT. Kobaran si jago merah terus membesar hingga menghanguskan seluruh bangunan toko, kios dan lapak-lapak milik para pedagang. Tim SAR Timika tidak dapat berbuat banyak karena saat tiba di lokasi separuh bangunan sudah ludes dilalap api. Terlebih, tim hanya didukung sebuah mobil pemadam kebakaran.
Kebakaran yang melanda Pasar Swadaya Timika adalah yang kedua selama kurun waktu 2009. Pada April lalu, peristiwa serupa mengakibatkan pasar yang terletak di jantung kota Timika itu rata dengan tanah. Pemkab Mimika sebetulnya sedang membangun sebuah pasar sentral di bilangan Jalan Hasanudin Sempan. Namun hingga kini pengerjaan pasar baru tersebut belum rampung sehingga tak bisa difungsikan.(AYB)
Pantauan Antara, para pedagang hingga pagi tadi masih sibuk mengais sisa-sisa barang di antara puing-puing reruntuhan kios dan toko milik mereka. Beberapa pedagang terlihat shock setelah melihat tempat usahanya sudah jadi abu dan arang.
Wakil Bupati Mimika, H. Abdul Muis, yang mengunjungi lokasi kejadian, mengatakan Pemerintah Kabupaten Mimika segera akan menggelar rapat koordinasi untuk menyikapi kejadian tersebut. "Pagi ini kami akan rapat untuk mengambil langkah-langkah penanganan pasar selanjutnya," kata Muis.
Sementara itu, menurut keterangan saksi, api pertama kali muncul sekitar pukul 01.00 WIT. Kobaran si jago merah terus membesar hingga menghanguskan seluruh bangunan toko, kios dan lapak-lapak milik para pedagang. Tim SAR Timika tidak dapat berbuat banyak karena saat tiba di lokasi separuh bangunan sudah ludes dilalap api. Terlebih, tim hanya didukung sebuah mobil pemadam kebakaran.
Kebakaran yang melanda Pasar Swadaya Timika adalah yang kedua selama kurun waktu 2009. Pada April lalu, peristiwa serupa mengakibatkan pasar yang terletak di jantung kota Timika itu rata dengan tanah. Pemkab Mimika sebetulnya sedang membangun sebuah pasar sentral di bilangan Jalan Hasanudin Sempan. Namun hingga kini pengerjaan pasar baru tersebut belum rampung sehingga tak bisa difungsikan.(AYB)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
