Penumpang Panik, Supir Busway Takut Diamuk Massa
Yeni Mardiana15/12/2009 21:41
Liputan6.com, Jakarta: Kepanikan menyergap penumpang bus TransJakarta yang menabrak pengendara sepeda motor di Jalan Raya Buncit, Pejaten, Jakarta Selatan, Selasa (15/12). Betapa tidak, setelah tabrakan terjadi sektiar pukul 17.30 WIB, massa mengepung bus sembari memukul dengan kayu, melempari dengan batu, helm, bahkan tangga. Sang supir busway tak berani keluar bus lantaran takut diamuk massa.
"Penumpang di dalam panik. Ada yang nangis, teriak, asmanya kambuh, gemetaran, terduduk diam," ujar Sri Wahyuningrum, salah seorang penumpang kepada kru Liputan6.com. Sejak peristiwa nahas tersebut terjadi, bus tidak bergerak. Baru sekitar pukul 18.15 WIB, polisi mengamankan supir dan polisi lain menjadi supir dadakan mengendarai busway ke tujuan.
Berdasarkan kesaksian Sri, sepeda motor nekat menyeberang dan memutar balik, meski bus berulang kali membunyikan klakson. Brakkkk...tabrakan pun tak terelakkan. Ia pun merasakan bus melindas sesuatu. "Seperti menyeberang polisi tidur. Padahal di jalan raya begitu tidak mungkin ada polisi tidur," kata Sri. [baca: Dua Bus Transjakarta Alami Kecelakaan].(YNI/YUS)
"Penumpang di dalam panik. Ada yang nangis, teriak, asmanya kambuh, gemetaran, terduduk diam," ujar Sri Wahyuningrum, salah seorang penumpang kepada kru Liputan6.com. Sejak peristiwa nahas tersebut terjadi, bus tidak bergerak. Baru sekitar pukul 18.15 WIB, polisi mengamankan supir dan polisi lain menjadi supir dadakan mengendarai busway ke tujuan.
Berdasarkan kesaksian Sri, sepeda motor nekat menyeberang dan memutar balik, meski bus berulang kali membunyikan klakson. Brakkkk...tabrakan pun tak terelakkan. Ia pun merasakan bus melindas sesuatu. "Seperti menyeberang polisi tidur. Padahal di jalan raya begitu tidak mungkin ada polisi tidur," kata Sri. [baca: Dua Bus Transjakarta Alami Kecelakaan].(YNI/YUS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
