Sekjen PBB Desak Peserta KTT Capai Kesepakatan
15/12/2009 08:44
Liputan6.com, New York: Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PB) Ban Ki-moon mendesak semua pihak yang berunding di Konferensi Tingkat Tinggi Iklim di Copenhagen, Denmark, agar bekerjasama memikirkan masa depan bumi dan generasi mendatang. Berbicara dari kantornya di New York, Amerika Serikat, Senin (14/12) waktu setempat, Ki-moon berharap KTT Iklim dapat menghasilkan kesepakatan yang mengikat dan jelas.
Seruan Ki-moon tersebut muncul menyusul aksi boikot yang dilakukan oleh Cina, India, dan beberapa negara berkembang lainnya untuk menentang sikap negara industri yang enggan memperbarui Protokol Kyoto. Padahal pembaruan itu dianggap penting karena terdapat aturan yang menyebutkan sanksi tegas bagi negara yang menghasilkan emisi di atas batas. Selama ini AS adalah negara yang paling keras menentang diperbaruinya Protokol Kyoto karena dianggap bisa membahayakan ekonomi Negeri Paman Sam itu. (TES/AYB)
Seruan Ki-moon tersebut muncul menyusul aksi boikot yang dilakukan oleh Cina, India, dan beberapa negara berkembang lainnya untuk menentang sikap negara industri yang enggan memperbarui Protokol Kyoto. Padahal pembaruan itu dianggap penting karena terdapat aturan yang menyebutkan sanksi tegas bagi negara yang menghasilkan emisi di atas batas. Selama ini AS adalah negara yang paling keras menentang diperbaruinya Protokol Kyoto karena dianggap bisa membahayakan ekonomi Negeri Paman Sam itu. (TES/AYB)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Berita Terpopuler
- Dua Kamerawan Terbaik SCTV Gugur dalam Tugas
- Teka Teki Jatuhnya Sukhoi
- Inilah 45 Nama Korban Tewas Sukhoi
- Puluhan Orang Tewas Tersambar Petir
- Hitung Jari Lebih Cepat dari Kalkulator
- KNKT: Parasut Tak Dipakai Pilot untuk Melarikan Diri
- Kedatangan Presiden SBY Ditolak Mahasiswa
- Seluruh Korban Sukhoi Teridentifikasi
- Mabes Polri Masih Evaluasi Konser Lady Gaga
- Basarnas Hentikan Pencarian Korban Sukhoi

