Komodo Tak Lagi jadi Tujuh Keajaiban Alam
Zumrotul Muslimin12/12/2009 17:13
Liputan6.com, Kupang: Komodo, satwa langka yang dipercaya dinosaurus terakhir di muka bumi, tergeser dari posisi lima besar menjadi 17 dari 28 finalis "tujuh keajaiban alam". Demikian diungkapkan Kepala Dinas Parawisata Seni dan Budaya Nusa Tenggara Timur Ansgerius Takalapeta di Kupang, Sabtu (12/12) seperti dikutip ANTARA.
Padahal, hampir setengah tahun, terhitung Juli 2009 hingga November, binatang bernama latin Varanus komodoensis ini jadi lima besar setelah Hutan Amazon di Brasil, Pulau Bu Tinah di Uni Emirat Arab, Pulau Galapagos di Ekuador dan Sungai Iguanzu Falls di Brasil.
Bergesernya posisi komodo bukan karena lemahnya dukungan masyarakat yang tidak tertarik lagi dengan satwa langka ini. Namun karena kesibukan dan faktor gangguan jaringan saat seleksi online lewat internet.
"Mari kita satu hati memberikan suara memilih komodo melalui fasilitas media internet yang tersedia. Masyarakat NTT harus lebih banyak memberikan suara daripada daerah lain sebagai bentuk dukungan terhadap komodo. Usaha ini sebagai langkah untuk mengangkat komodo di mata dunia," ajaknya.
Suara masyarakat bisa disalurkan ke www.new7wonders.com. "Kita punya waktu sampai 2011 untuk memilih dan membuat Pulau Komodo masuk dalam tujuh keajaiban dunia. Karena itu, jangan sia-siakan waktu dan kesempatan yang ada," ajaknya.(JUM/ANS)
Padahal, hampir setengah tahun, terhitung Juli 2009 hingga November, binatang bernama latin Varanus komodoensis ini jadi lima besar setelah Hutan Amazon di Brasil, Pulau Bu Tinah di Uni Emirat Arab, Pulau Galapagos di Ekuador dan Sungai Iguanzu Falls di Brasil.
Bergesernya posisi komodo bukan karena lemahnya dukungan masyarakat yang tidak tertarik lagi dengan satwa langka ini. Namun karena kesibukan dan faktor gangguan jaringan saat seleksi online lewat internet.
"Mari kita satu hati memberikan suara memilih komodo melalui fasilitas media internet yang tersedia. Masyarakat NTT harus lebih banyak memberikan suara daripada daerah lain sebagai bentuk dukungan terhadap komodo. Usaha ini sebagai langkah untuk mengangkat komodo di mata dunia," ajaknya.
Suara masyarakat bisa disalurkan ke www.new7wonders.com. "Kita punya waktu sampai 2011 untuk memilih dan membuat Pulau Komodo masuk dalam tujuh keajaiban dunia. Karena itu, jangan sia-siakan waktu dan kesempatan yang ada," ajaknya.(JUM/ANS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Ada 3 Komentar Untuk Artikel Ini.
Posting komentar Andafidelis dxxx | bali_komodowisxxx@yaxxx.co| 2011-03-15 10:53:16
xxx | loketlistxxx@yaxxx.co| 2010-12-08 07:19:46
Rurri anvxxx | iduxxx@yaxxx.co| 2010-02-12 10:23:58
Berita Terpopuler
- Dua Kamerawan Terbaik SCTV Gugur dalam Tugas
- Teka Teki Jatuhnya Sukhoi
- Inilah 45 Nama Korban Tewas Sukhoi
- Puluhan Orang Tewas Tersambar Petir
- Hitung Jari Lebih Cepat dari Kalkulator
- KNKT: Parasut Tak Dipakai Pilot untuk Melarikan Diri
- Kedatangan Presiden SBY Ditolak Mahasiswa
- Seluruh Korban Sukhoi Teridentifikasi
- Mabes Polri Masih Evaluasi Konser Lady Gaga
- Basarnas Hentikan Pencarian Korban Sukhoi

