Ditemukan, Sesosok Bayi Hidup di Halte
Teguh Hadi Prayitno12/12/2009 15:17
Liputan6.com, Semarang: Sesosok bayi mungil yang masih hidup ditemukan di sebuah halte bus di Ungaran, Semarang, Sabtu (12/12). Diperkirakan, bayi berjenis kelamin laki-laki itu baru berusia beberapa hari dan sengaja disimpan di dalam sebuah kardus. Menurut keterangan yang dihimpun SCTV dari anggota polisi di Kantor Kepolisian Resor Semarang Selatan, sang bayi dibawa Suyanto ke markas polisi.
Dalam laporan awal, Suyanto mengaku menemukan sang bayi yang terlihat dalam keadaan sehat itu. Supaya tidak menjadi masalah, kasus penemuan bayi ini dilaporkan pasangan Suyanto dan Siti Suwarti yang kini merawat bayi ke Polres Semarang Selatan.
Sebenarnya bukan Suyanto yang pertama kali menemukan sang bayi. Menurut lelaki yang bekerja sebagai sopir ini, yang lebih dulu menemukannya adalah teman anak majikannya, yang bersekolah di Sekolah Menengah Umum Negeri 3 Semarang. Penemu bayi itu curiga saat menemukan sebuah kardus di halte. Saking penasaran, kardus itu dibuka, dan terlihatlah sesosok bayi yang mengenakan pakaian lengkap dan dibungkus selimut hijau.
Sejauh ini jajaran kepolisian masih menyelidik ihwal keberadaan bayi tadi. Mereka masih berupaya mengungkap kemungkinan bayi memang sengaja dibuang oleh orangtuanya atau ada motif lainnya.
Nasib bayi di Semarang tadi tak berbeda jauh dengan nasib seorang bayi lainnya di Bekasi. Sekitar pertengahan November silam, sesosok jasad bayi perempuan ditemukan di halaman Masjid An Nur [baca: Bayi Dibuang di Halaman Masjid]. Bayi itu ditemukan di dalam sebuah tas hitam. Kondisi bayi memprihatinkan dengan tali pusar serta ari ari masih menempel.(EPN)
Dalam laporan awal, Suyanto mengaku menemukan sang bayi yang terlihat dalam keadaan sehat itu. Supaya tidak menjadi masalah, kasus penemuan bayi ini dilaporkan pasangan Suyanto dan Siti Suwarti yang kini merawat bayi ke Polres Semarang Selatan.
Sebenarnya bukan Suyanto yang pertama kali menemukan sang bayi. Menurut lelaki yang bekerja sebagai sopir ini, yang lebih dulu menemukannya adalah teman anak majikannya, yang bersekolah di Sekolah Menengah Umum Negeri 3 Semarang. Penemu bayi itu curiga saat menemukan sebuah kardus di halte. Saking penasaran, kardus itu dibuka, dan terlihatlah sesosok bayi yang mengenakan pakaian lengkap dan dibungkus selimut hijau.
Sejauh ini jajaran kepolisian masih menyelidik ihwal keberadaan bayi tadi. Mereka masih berupaya mengungkap kemungkinan bayi memang sengaja dibuang oleh orangtuanya atau ada motif lainnya.
Nasib bayi di Semarang tadi tak berbeda jauh dengan nasib seorang bayi lainnya di Bekasi. Sekitar pertengahan November silam, sesosok jasad bayi perempuan ditemukan di halaman Masjid An Nur [baca: Bayi Dibuang di Halaman Masjid]. Bayi itu ditemukan di dalam sebuah tas hitam. Kondisi bayi memprihatinkan dengan tali pusar serta ari ari masih menempel.(EPN)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Berita Terpopuler
- Dua Kamerawan Terbaik SCTV Gugur dalam Tugas
- Teka Teki Jatuhnya Sukhoi
- Inilah 45 Nama Korban Tewas Sukhoi
- Puluhan Orang Tewas Tersambar Petir
- Hitung Jari Lebih Cepat dari Kalkulator
- KNKT: Parasut Tak Dipakai Pilot untuk Melarikan Diri
- Kedatangan Presiden SBY Ditolak Mahasiswa
- Seluruh Korban Sukhoi Teridentifikasi
- Mabes Polri Masih Evaluasi Konser Lady Gaga
- Basarnas Hentikan Pencarian Korban Sukhoi

