Kemarau Panjang, Warga Terpaksa Gunakan Air Kali
Adrian Pantur12/12/2009 13:08
Liputan6.com, Ende: Musim hujan yang tak kunjung tiba membuat warga Ende, Nusa Tenggara Timur, terpaksa memanfaatkan air kali yang kotor bercampur sampah untuk mandi serta mencuci. Kepada SCTV, Sabtu (12/12), warga mengatakan air minum dari perusahaan daerah setempat sering macet. Untuk memasak, mereka harus patungan untuk membeli air tangki dengan harga Rp 60 ribu hingga Rp 80 ribu per 5.000 liter.
Warga berharap pemerintah setempat dapat menyikapi kondisi ini agar kesulitan mereka segera teratasi. Selengkapnya simak video berita ini.(BOG/ANS)
Warga berharap pemerintah setempat dapat menyikapi kondisi ini agar kesulitan mereka segera teratasi. Selengkapnya simak video berita ini.(BOG/ANS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Berita Terpopuler
- Dua Kamerawan Terbaik SCTV Gugur dalam Tugas
- Teka Teki Jatuhnya Sukhoi
- Inilah 45 Nama Korban Tewas Sukhoi
- Puluhan Orang Tewas Tersambar Petir
- Hitung Jari Lebih Cepat dari Kalkulator
- KNKT: Parasut Tak Dipakai Pilot untuk Melarikan Diri
- Kedatangan Presiden SBY Ditolak Mahasiswa
- Seluruh Korban Sukhoi Teridentifikasi
- Mabes Polri Masih Evaluasi Konser Lady Gaga
- Basarnas Hentikan Pencarian Korban Sukhoi

