Mun`im Idris: Wartawan Salah Mengartikan `Manipulasi`

Nina Bahri
Mun`im Idris: Wartawan Salah Mengartikan `Manipulasi`
Dokter ahli forensik Mun`im Idris.
12/12/2009 02:45
Liputan6.com, Jakarta: Dokter ahli forensik Mun`im Idris mengatakan wartawan salah memaknai keterangannya saat menjadi saksi ahli dalam persidangan kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen, Kamis silam. Pernyataan bahwa jenazah Nasrudin "dimanipulasi" berarti ia mendapati jasad korban dalam kondisi sudah ditangani pihak Rumah Sakit Mayapada dan RS Gatot Subroto. Penanganan itu adalah upaya pertolongan yang akhirnya kondisi korban Nasruddin dianggap tak terjaga keasliannya. Demikian disampaikan Mun`im di Kepolisian Daerah Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (11/12).

Pernyataan Mun`im dalam persidangan bahwa jenazah sudah dimanipulasi memang sempat membuat heboh wartawan [baca: Ahli Forensik: Jenazah Nasrudin Sudah Dimanipulasi]. Sayang, setelah menghadiri persidangan Mun`im tak sempat ditanyai wartawan karena sudah telanjur pulang. Selain Mun`im, Kepala Balistik Markas Besar Polri Komisaris Besar Polisi Amri Kami juga ikut memberi keterangan soal senjata yang dipakai pelaku, yaitu tipe SNW kaliber 38. Senjata tersebut biasanya dipakai polisi.(ZAQ)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video