Anggota Pansus: Sri Mulyani Tak Perlu Ditanggapi
Tim Liputan 6 SCTV11/12/2009 18:08
Liputan6.com, Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani dinilai terlalu panik menghadapi kasus skandal Bank Century. Selain rajin bersafari ke sejumlah partai pendukung hak angket, Sri Mulyani juga selalu menyerang balik setiap muncul komentar menyangkut kebijakannya dalam kasus Bank Century. "Ini bahasa orang panik, dan saya rasa ini tidak perlu ditanggapi," ujar anggota Panitia Khusus Bank Century Akbar Faisal di Jakarta, Jumat (11/12).
Segendang sepenarian, Ketua Pansus Hak Angket Bank Century Idrus Marham juga menyatakan, Menkeu tak perlu panik bila memang yakin kebijakannya tak menyimpang. Justru dengan kerap menyerang balik bakal timbul pertanyaan, apakah Sri Mulyani sedang berusaha melemahkan semangat Pansus Hak Anget? "Gak usah khawatirlah. Kalau memang merasa benar, ya kita tunggu pansus ini saja," ujar Idrus.
Sebelumnya, Sri Mulyani tidak membantah pernyataannya di Wall Street Journal bahwa Aburizal Bakrie tidak menyukai dirinya. Pernyataan ini pun ditanggapi dingin Aburizal. "Saya sudah punya istri. Dia (Sri Mulyani, red) sudah punya suami. Kenapa musti suka-sukaan?" kata Aburizal [baca: Ical: Kenapa Musti Suka-sukaan?].(ZAQ/YUS)
Segendang sepenarian, Ketua Pansus Hak Angket Bank Century Idrus Marham juga menyatakan, Menkeu tak perlu panik bila memang yakin kebijakannya tak menyimpang. Justru dengan kerap menyerang balik bakal timbul pertanyaan, apakah Sri Mulyani sedang berusaha melemahkan semangat Pansus Hak Anget? "Gak usah khawatirlah. Kalau memang merasa benar, ya kita tunggu pansus ini saja," ujar Idrus.
Sebelumnya, Sri Mulyani tidak membantah pernyataannya di Wall Street Journal bahwa Aburizal Bakrie tidak menyukai dirinya. Pernyataan ini pun ditanggapi dingin Aburizal. "Saya sudah punya istri. Dia (Sri Mulyani, red) sudah punya suami. Kenapa musti suka-sukaan?" kata Aburizal [baca: Ical: Kenapa Musti Suka-sukaan?].(ZAQ/YUS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
