Bambang: Saya Punya Rekaman Percakapan Sri Mulyani-Tantular
Yus Ariyanto11/12/2009 15:41
Liputan6.com, Jakarta: Anggota panitia angket kasus Bank Century Bambang Soesatyo mengatakan dirinya memiliki bukti rekaman percakapan antara Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Komisaris Bank Century Robert Tantular yang mengkondisikan bantuan dana talangan ke bank tersebut. "Rekaman percakapan tersebut makin menguatkan dugaan bahwa bantuan dana talangan dari Bank Indonesia ke Bank Century tidak murni," katanya setelah rapat panitia angket kasus Bank Century di Gedung DPR, Jumat (11/12), sebagaimana dikutip ANTARA.
Bambang mengatakan, dalam rekaman tersebut Sri Mulyani mengatakan kepada Robert Tantular bahwa KSSK akan melakukan rapat tertutup untuk memberikan bantuan dana talangan ke Bank Century. Dalam rekaman tersebut, kata Bambang, Robert Tantular menjawab, "Silakan saja, Bu, tapi dalam laporannya agar ditulis bantuan diberikan karena terjadi krisis finansial," kata Bambang menirukan isi rekaman.
"Rekaman percapakan tersebut terjadi pada 21 Nopember 2008 pada sebuah rapat," kata Bambang yang tidak menyebutkan rapat apa dan darimana dia memperoleh rekaman tersebut.
Menurut dia, rekaman percapakan tersebut akan diperdengarkan pada rapat panitia angket untuk diklarifikasi. Sementara itu, ketua panitia angket kasus Bank Century, Idrus Marham mengatakan, pada saatnya rekaman percapakan tersebut akan diperdengarkan pada rapat panitia angket untuk menguatkan dugaan yang terjadi pada talangan dana ke Bank Century.
Rapat pantia angket hari ini, adalah rapat konsultatif yang dihadiri sebagian dari 30 anggota panitia angket, untuk mematangkan beberapa agenda pada rapat pleno panitia angket, Senin depan. (YUS)
Bambang mengatakan, dalam rekaman tersebut Sri Mulyani mengatakan kepada Robert Tantular bahwa KSSK akan melakukan rapat tertutup untuk memberikan bantuan dana talangan ke Bank Century. Dalam rekaman tersebut, kata Bambang, Robert Tantular menjawab, "Silakan saja, Bu, tapi dalam laporannya agar ditulis bantuan diberikan karena terjadi krisis finansial," kata Bambang menirukan isi rekaman.
"Rekaman percapakan tersebut terjadi pada 21 Nopember 2008 pada sebuah rapat," kata Bambang yang tidak menyebutkan rapat apa dan darimana dia memperoleh rekaman tersebut.
Menurut dia, rekaman percapakan tersebut akan diperdengarkan pada rapat panitia angket untuk diklarifikasi. Sementara itu, ketua panitia angket kasus Bank Century, Idrus Marham mengatakan, pada saatnya rekaman percapakan tersebut akan diperdengarkan pada rapat panitia angket untuk menguatkan dugaan yang terjadi pada talangan dana ke Bank Century.
Rapat pantia angket hari ini, adalah rapat konsultatif yang dihadiri sebagian dari 30 anggota panitia angket, untuk mematangkan beberapa agenda pada rapat pleno panitia angket, Senin depan. (YUS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
