Laut Jakarta Tercemar Berat  

Anastasya Putri
08/12/2009 08:31
Liputan6.com, Jakarta: Hampir setiap hari di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara, warga menemukan puluhan ikan mati bercampur dengan sampah domestik dan industri. Air laut yang semula berwarna coklat berubah jadi hitam. Polusi udara yang ditimbulkan dari bau busuk sampah membuat udara di kawasan Muara Angke, Jakarta Utara lebih panas.

Para nelayan juga mengeluhkan tentang pencemaran laut. Akibat air yang tercemar hasil tangkapan tak lagi banyak. Kalau pun ada ikan berkualitas buruk.

Kondisi diperparah dengan pembuangan limbah industri ke sungai. Data menunjukkan hanya 10 persen dari 200 perusahaan industri di Jakarta yang memiliki instalasi pengolahan air limbah yang sesuai dengan kelayakan. Celakanya limbah menyisakan zat-zat kimia berbahaya yang berpotensi mencemari 13 sungai di Jakarta.

Berdasarkan penelitian Badan Pengelola Lingkungan Hidup DKI Jakarta, kadar pencemaran di laut Jakarta sudah tercemar berat dan dalam kondisi kronis. Kawasan perairan Teluk Jakarta dalam status eutrofik atau dapat meledak sewaktu-waktu. Wilayah daratan Jakarta diprediksi terus berkurang mengingat permukaan air laut mengalami kenaikan 57 milimeter per tahun. Simak selengkapnya di video berita ini.(IAN)


adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler