Dinkes Depok Gelar Minum Obat Kaki Gajah Massal  

Nahyudi
06/12/2009 13:09
Liputan6.com, Depok: Puluhan warga mendatangi Kantor Dinas Kesehatan Kota Depok, Jawa Barat, Sabtu (5/12). Baik dewasa maupun anak-anak rela mengantre demi mendapatkan pengobatan kaki gajah secara massal. Betapa warga tidak khawatir. Sebab, Kota Depok sudah sejak awal 2009 ditetapkan sebagai daerah endemi penyakit kaki gajah. Puluhan orang di 11 kecamatan dilaporkan sudah terjangkit.

Seorang penderita kaki gajah adalah Tukiyem. Warga Sukmajaya, Depok, ini 10 tahun terakhir hanya pasrah dengan penyakit yang dideritanya. Tukiyem menyayangkan Dinkesehatan Kota Depok yang terkesan lambat dalam menggelar upaya pencegahan seperti ini. Padahal, penyakit bernama latin filariasis yang disebabkan gigitan nyamuk ini sudah mewabah di Kota Depok sejak 2004 lalu dan dengan cepat menyebar.

Namun, pihak Dinkes beralasan tidak mudah mengimbau warga untuk minum obat kaki gajah sebagai pencegahan. Pasalnya, warga khawatir obat ini memiliki efek samping.

Di Soreang, Bandung, Jabar, delapan orang tewas diduga akibat mengonsumsi obat kaki gajah. Meski belakangan Departemen Kesehatan berkilah kematian itu akibat penyakit bawaan [baca: Komisi IX Usulkan Obat Filariasis Dihentikan Sementara]. Selengkapnya simak video berita ini.(BOG)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler