Pascabentrok, Karyawan PTPN VII Mengungsi
Ajmal Rokian06/12/2009 01:50
Liputan6.com, Ogan Ilir: Pascabentrokan dengan pasukan Brigade Mobil, operator alat-alat berat dan karyawan PT Perkebunan Nusantara VII Perkebunan Tebu Cinta Manis, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan, memilih mengungsi karena ketakutan. Warga merasa belum aman karena dikhawatirkan warga sekitar mengamuk. "Kami ngungsi takut kalau serangan mendadak," kata pegawai PTPN VII Baharudin di Ogan Ilir, baru-baru ini.
Sebagian karyawan sempat mencari barang yang masih bisa dimanfaatkan dari puing rumah yang terbakar akibat bentrokan. Para karyawan mengaku semua harta benda habis terbakar karena saat bentrokan mereka tak sempat menyelamatkan barang-barang. "Ya habis semua pak. Ini pakaian tinggal di badan," imbuh Baharudin.
Untuk menyelidiki kasus ini, polisi juga sudah memasang garis polisi di rumah warga yang terbakar. Hingga saat ini, polisi masih belum menangkap tersangka perusakan dan pembakaran. Bentrokan terjadi dua hari silam saat warga Desa Rengas, Ogan Ilir, mempertanyakan nasib tanah mereka yang sudah bertahun-tahun bersengketa dengan PTPN VII. Pada saat itu warga emosi dan merusak serta membakar aset PTPN VII, seperti alat-alat berat dan juga rumah karyawan [baca: Petani dan Polisi Bentrok, 15 Orang Cedera].(ZAQ)
Sebagian karyawan sempat mencari barang yang masih bisa dimanfaatkan dari puing rumah yang terbakar akibat bentrokan. Para karyawan mengaku semua harta benda habis terbakar karena saat bentrokan mereka tak sempat menyelamatkan barang-barang. "Ya habis semua pak. Ini pakaian tinggal di badan," imbuh Baharudin.
Untuk menyelidiki kasus ini, polisi juga sudah memasang garis polisi di rumah warga yang terbakar. Hingga saat ini, polisi masih belum menangkap tersangka perusakan dan pembakaran. Bentrokan terjadi dua hari silam saat warga Desa Rengas, Ogan Ilir, mempertanyakan nasib tanah mereka yang sudah bertahun-tahun bersengketa dengan PTPN VII. Pada saat itu warga emosi dan merusak serta membakar aset PTPN VII, seperti alat-alat berat dan juga rumah karyawan [baca: Petani dan Polisi Bentrok, 15 Orang Cedera].(ZAQ)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
