Militan Serbu Markas Militer, 35 Orang Tewas  

04/12/2009 22:36
Liputan6.com, Rawalpindi: Sejumlah pria bersenjata berhasil menerobos masuk ke kawasan militer di Rawalpindi, Pakistan, Jumat (4/12). Mereka bisa masuk dengan cara meledakkan pos penjagaan. Selanjutnya dua orang militan menyerbu sebuah masjid yang terletak di dalam markas tersebut. Saat itu tengah berlangsung salat Jumat.

Keduanya selanjutnya melemparkan granat dan melepaskan tembakan membabi buta dan kemudian meledakkan diri. Aksi nekat itu menewaskan 35 orang dan 70 lainnya luka luka.

Polisi langsung menutup lokasi kejadian dan melarang para wartawan masuk ke tempat itu. Hingga dua jam kemudian tembakan sporadis masih terdengar di kawasan yang seharusnya berkeamanan tinggi itu.

Tiga helikopter terlihat mengitari lokasi, sementara truk yang membawa pasukan komando dan ambulans bergegas masuk ke lokasi. Ini serangan ketiga di Rawalpindi dalam dua bulan terakhir. Sejak Oktober sudah 400 orang tewas dalam berbagai aksi serangan di Pakistan.

Peristiwa hampir serupa terjadi di Jerman. Dua mobil polisi dibakar dan jendela kantor polisi lokal di Kota Hamburg dihancurkan sekelompok pria bertopeng, Kamis malam waktu setempat. Tak hanya itu, penyerang juga membakar sebuah tempat sampah.

Pada hari yang sama, serangan dan aksi vandalisme juga terjadi di Kota Berlin. Kantor polisi federal dilempari bom molotov dan bom cat. Kendati menimbulkan kerusakan, tak ada korban luka dalam dua peristiwa ini. Polisi masih menyelidiki motif dan pelaku serangan. Sekadar informasi, polisi Hamburg dan Berlin baru-baru ini bentrok dengan kelompok ekstremis kiri. Selengkapnya simak video berikut.(IAN/ANS)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler