Satu Kritis, Akibat Bentrok Antarsuku di Mamuju
Rinaldo04/12/2009 13:47
Liputan6.com, Mamuju: Bentrok antarsuku di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (4/12) dini hari, mengakibatkan satu orang kritis akibat dipukul sejumlah orang dari salah satu kelompok yang bertikai. Bentrok kedua kelompok antara Suku Mandar dan Suku Nusa Tenggara Barat tersebut terjadi di bilangan Jalan Baharuddin Lopa, Mamuju.
Bentrokan dipicu kesalahpahaman di antara kedua kelompok massa setelah menyaksikan acara hiburan musik dalam rangka pesta perkawinan salah seorang warga. Korban pemukulan berinisial AM, berasal dari kelompok Suku NTB, saat ini masih dalam kondisi kritis. Korban harus dilarikan ke RSUD setempat untuk mendapatkan pertolongan medis.
Sementara itu, keributan meluas setelah salah seorang dari kelompok Suku NTB datang ke lokasi sembari mengayunkan pedang ke udara sebagai isyarat ingin melakukan aksi balasan. Bahkan, kelompok Suku NTB juga sempat melemparkan batu ke arah kelompok Suku Mandar sehingga kedua kelompok yang bertikai saling kejar.
Bentrok kedua kelompok dapat diredam setelah personel kepolisian tiba di lokasi kejadian dan langsung mengamankan pelaku yang bertikai. Hambo (32), salah seorang saksi mata menuturkan, pemukulan dipicu saling sindir di antara kedua kelompok massa hingga mengakibatkan terjadinya keributan.
"Korban yang dipukuli massa itu juga diduga dalam keadaan mabuk akibat minuman keras," tuturnya seperti dikutip ANTARA.(ADO)
Bentrokan dipicu kesalahpahaman di antara kedua kelompok massa setelah menyaksikan acara hiburan musik dalam rangka pesta perkawinan salah seorang warga. Korban pemukulan berinisial AM, berasal dari kelompok Suku NTB, saat ini masih dalam kondisi kritis. Korban harus dilarikan ke RSUD setempat untuk mendapatkan pertolongan medis.
Sementara itu, keributan meluas setelah salah seorang dari kelompok Suku NTB datang ke lokasi sembari mengayunkan pedang ke udara sebagai isyarat ingin melakukan aksi balasan. Bahkan, kelompok Suku NTB juga sempat melemparkan batu ke arah kelompok Suku Mandar sehingga kedua kelompok yang bertikai saling kejar.
Bentrok kedua kelompok dapat diredam setelah personel kepolisian tiba di lokasi kejadian dan langsung mengamankan pelaku yang bertikai. Hambo (32), salah seorang saksi mata menuturkan, pemukulan dipicu saling sindir di antara kedua kelompok massa hingga mengakibatkan terjadinya keributan.
"Korban yang dipukuli massa itu juga diduga dalam keadaan mabuk akibat minuman keras," tuturnya seperti dikutip ANTARA.(ADO)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
