Hartati Murdaya Juga Laporkan Bendera  

Rahmat Supana
02/12/2009 18:26
Liputan6.com, Jakarta: Siti Hartati Tjakra Murdaya mendatangi Kepolisian Daerah Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (2/12) sekitar pukul 15.00 WIB. Pengusaha yang didampingi kuasa hukum Hinca Panjaitan itu melaporkan Koordinator Benteng Demokrasi Rakyat, Bonaventura, yang menyebutkan Hartati sebagai salah satu penerima penyelewengan dana talangan Bank Century. Laporan Bendera itu dibantah Hartati dan ia melaporkan Bonaventura karena mencemarkan nama baiknya.

Selasa kemarin, para mantan tim sukses Susilo Bambang Yudhoyono juga melaporkan aktivisi Bendera dengan kasus yang sama. Di antara mereka adalah Hatta Radjasa, Djoko Soeyanto, Edhie Baskoro Yudhoyono, Andi Mallarangeng, Rizal Mallarangeng, dan Choel Mallarangeng [baca: Hatta-Djoko-Trio Malarangeng Lapor ke Polda Metro]. Hartati sendiri berperan sebagai wakil operasional dalam kepengurusan tim sukses SBY.

Menanggapi pelaporan ini, aktivis Bendera Ferdi Simaun mengaku tidak takut. Sebab data penerima dana Bank Century itu adalah akurat. Namun demikian, Ferdi Menolak mempublikasikan dari mana data itu berasal dengan alasan melindungi sumber. Ferdi mengatakan, pihaknya siap ditangkap. Tapi Ferdi juga meminta Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani harus diproses karena keduanya dinilai bertanggung jawab dalam skandal Bank Century.

Dari data Bendera, dana yang dinikmati sejumlah pihak yang tak berhak mencapai Rp 1,8 triliun. Dari dana itu, putra Presiden Edhie Baskoro dituding menerima Rp 500 miliar. Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Radjasa, Menko Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto, dan tiga bersaudara Mallarangeng masing-masing Rp 10 miliar. Sementara Hartati dituding menerima Rp 100 miliar.

Empat lembaga juga dituding menerima dana Bank Century. Keempat lembaga itu adalah Komisi Pemilihan Umum (Rp 200 miliar), Lembaga Survei Indonesia (Rp 50 miliar), FOX Indonesia (Rp 200 miliar), dan Partai Demokrat (Rp 700 miliar).(ZAQ/YUS)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada 1 Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda
rakxxx | iiwaxxx@yaxxx.co| 2009-12-02 20:48:27
pusiiing banget gak selese2 nih mslah,urusin tuh anak yg kurang gizi,duitnya jng dikorupsi trs dong.....

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler