Banyak Jemaah Haji Tak Resmi di Mina
Mauludin Anwar02/12/2009 13:00
Liputan6.com, Mina: Sebagian besar jemaah haji dari kalangan pekerja asing di Mina dan Arafah, Arab Saudi, melaksanakan ibadah haji tanpa izin resmi. Pantauan SCTV, Selasa (1/12) waktu setempat, mereka tinggal di tenda-tenda yang sangat sederhana dan tampak tidak rapi di bukit-bukit. Umumnya, mereka berasal dari negara-negara Timur Tengah.
Para pekerja asing itu beralasan, jika pakai izin resmi maka biaya ibadah haji selama empat hari dinilai mahal. "Saya harus mengeluarkan 3.000 reyal per orang atau 15 ribu untuk lima orang (jika pakai izin). Kalau tanpa tasrih, hanya cukup mengeluarkan seribu reyal untuk semua keperluan," ucap Ahmad Solahudin, jemaah haji asal Mesir.
Mereka cukup nekat karena pemerintah setempat mengetatkan aturan tak boleh berhaji tanpa tasrih atau surat keterangan. Simak selengkapnya video berita ini.(AIS)
Para pekerja asing itu beralasan, jika pakai izin resmi maka biaya ibadah haji selama empat hari dinilai mahal. "Saya harus mengeluarkan 3.000 reyal per orang atau 15 ribu untuk lima orang (jika pakai izin). Kalau tanpa tasrih, hanya cukup mengeluarkan seribu reyal untuk semua keperluan," ucap Ahmad Solahudin, jemaah haji asal Mesir.
Mereka cukup nekat karena pemerintah setempat mengetatkan aturan tak boleh berhaji tanpa tasrih atau surat keterangan. Simak selengkapnya video berita ini.(AIS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
