Ribuan Lilin Dinyalakan di Jakarta
Tim Liputan 6 SCTV02/12/2009 07:25
Liputan6.com, Jakarta: Ribuan lilin, Selasa (1/12) malam dinyalakan di Jakarta. Banyaknya lilin yang menyala ini melambangkan kebutuhan dukungan individu agar lebih perduli terhadap ancaman Human Immunodeficiency Virus (HIV) yang jumlahnya kian bertambah. Sampai sekarang obat penawar penyakit itu belum juga ditemukan, termasuk di Indonesia yang diperkirakan satu juta warganya terinfeksi HIV.
Selain kepedulian akan pencegahan penyebaran virus yang berujung Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS), perhatian terhadap penderita AIDS/HIV (ODHA) yang kerap kali menerima perlakuan diskriminatif. Seperti yang dilakukan Pundi Amal SCTV. Selama ini Pundi Amal SCTV selalu mendukung korban bencana, tapi kini ikut memberi dukungan. "Ini bencana yang harus cepat ditanggulangi," kata Risanggono Soemaryono, Ketua Pundi Amal SCTV
Selain penyalaan lilin, puncak perayaan AIDS di Jakarta juga menyediakan media multi indera pertama. Tujuannya adalah untuk mengedukasi pengunjung agar tak berlaku diskriminatif terhadap penderita AIDS sehingga tak lagi menjadi stigma di masyarakat. Simak selengkapnya di video berita ini.(IAN)
Selain kepedulian akan pencegahan penyebaran virus yang berujung Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS), perhatian terhadap penderita AIDS/HIV (ODHA) yang kerap kali menerima perlakuan diskriminatif. Seperti yang dilakukan Pundi Amal SCTV. Selama ini Pundi Amal SCTV selalu mendukung korban bencana, tapi kini ikut memberi dukungan. "Ini bencana yang harus cepat ditanggulangi," kata Risanggono Soemaryono, Ketua Pundi Amal SCTV
Selain penyalaan lilin, puncak perayaan AIDS di Jakarta juga menyediakan media multi indera pertama. Tujuannya adalah untuk mengedukasi pengunjung agar tak berlaku diskriminatif terhadap penderita AIDS sehingga tak lagi menjadi stigma di masyarakat. Simak selengkapnya di video berita ini.(IAN)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
