Amputan Dituntut 25 Tuduhan Pembunuhan
01/12/2009 23:39
Liputan6.com, Cotabato: Juru bicara tim jaksa Filipina Edilberto Jamora mengatakan akan menjerat Andal Ampatuan Junior, pelaku pembantaian massal 57 warga Palestina Selatan, dengan 25 tuduhan pembunuhan. Berkas tuntutan Amputan beserta pernyataan bukti sejumlah saksi sudah diterima pengadilan regional Kota Cotobato.
Tercatat terdapat sepuluh orang yang akan menjadi saksi. Tiga di antaranya anggota konvoi yang berhasil melarikan diri saat penghadangan dan pembunuhan massal terjadi pekan lalu. Mereka akan memberikan testimoni yang memberatkan Ampatuan dalam sidang yang akan digelar di Manila tersebut demi alasan keamanan. Selain Amputan, masih ada 20 tersangka lain termasuk enam anggota senior kepolisian provinsi dan milisi Ampatuan yang kini dalam proses pemeriksaan.
Keluarga Ampatuan dikenal sebagai penguasa Maguindanao selama puluhan tahun tanpa ada pesaing berat. Belakangan muncul nama Ismail Mangudadatu yang memutuskan ikut pemilihan gubernur. Inilah yang memicu ketidaksukaan klan Ampatuan. Dalam kasus pembantaian massal itu, 57 orang simpastisan Ismail Mangudadatu tewas dibunuh oleh 100 orang bersenjata, termasuk 29 wartawan dan Istri Ismail [baca: Pelaku Pembantaian Massal di Filipina Diperiksa].(YNI/YUS)
Tercatat terdapat sepuluh orang yang akan menjadi saksi. Tiga di antaranya anggota konvoi yang berhasil melarikan diri saat penghadangan dan pembunuhan massal terjadi pekan lalu. Mereka akan memberikan testimoni yang memberatkan Ampatuan dalam sidang yang akan digelar di Manila tersebut demi alasan keamanan. Selain Amputan, masih ada 20 tersangka lain termasuk enam anggota senior kepolisian provinsi dan milisi Ampatuan yang kini dalam proses pemeriksaan.
Keluarga Ampatuan dikenal sebagai penguasa Maguindanao selama puluhan tahun tanpa ada pesaing berat. Belakangan muncul nama Ismail Mangudadatu yang memutuskan ikut pemilihan gubernur. Inilah yang memicu ketidaksukaan klan Ampatuan. Dalam kasus pembantaian massal itu, 57 orang simpastisan Ismail Mangudadatu tewas dibunuh oleh 100 orang bersenjata, termasuk 29 wartawan dan Istri Ismail [baca: Pelaku Pembantaian Massal di Filipina Diperiksa].(YNI/YUS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
