Banjir di Pandeglang dan Lebak Belum Surut
Tim Liputan 6 SCTV01/12/2009 06:46
Liputan6.com, Pandeglang: Banjir di Kabupaten Pandeglang dan Lebak, Banten, Senin (30/11), belum surut. Ribuan hektare sawah masih terendam antara 30 sentimeter hingga 70 sentimeter. Letak sawah yang sejajar dengan permukaan sungai membuat air sulit surut. Menurut data Dinas pertanian setempat, sedikitnya 13 ribu hektare sawah terancam puso.
Banjir yang merendam belasan ribu hektare sawah di Pandeglang disebabkan meluapnya Sungai Ciliman, Cilemer, dan Cisanggoma. Sedangkan di Lebak, banjir akibat luapan Sungai Cikeusik, Cibinuangeun, dan Cilemer. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengingatkan warga tetap waspada karena banjir besar masih mengancam kedua daerah itu hingga akhir tahun.
Di Bone, Sulawesi Selatan, hujan yang turun sejak Ahad malam merendam beberapa kawasan di Watampone. Warga sempat panik karena banjir datang saat mereka terlelap tidur. Banjir dengan kedalaman hingga 60 sentimeter ini, lebih disebabkan sistem drainase yang buruk. Tak heran hujan yang turun hanya beberapa jam langsung menggenangi jalan raya. Simak selengkapnya di video berita ini.(IAN)
Banjir yang merendam belasan ribu hektare sawah di Pandeglang disebabkan meluapnya Sungai Ciliman, Cilemer, dan Cisanggoma. Sedangkan di Lebak, banjir akibat luapan Sungai Cikeusik, Cibinuangeun, dan Cilemer. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengingatkan warga tetap waspada karena banjir besar masih mengancam kedua daerah itu hingga akhir tahun.
Di Bone, Sulawesi Selatan, hujan yang turun sejak Ahad malam merendam beberapa kawasan di Watampone. Warga sempat panik karena banjir datang saat mereka terlelap tidur. Banjir dengan kedalaman hingga 60 sentimeter ini, lebih disebabkan sistem drainase yang buruk. Tak heran hujan yang turun hanya beberapa jam langsung menggenangi jalan raya. Simak selengkapnya di video berita ini.(IAN)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
