Waspadai Manuver "Memperjualbelikan" Skandal Bank Century
Ahmad Lutfi Efendi30/11/2009 09:35
Liputan6.com, Jakarta: Politisi senior Partai Golkar, Zainal Bintang bersama jajarannya yang tergabung dalam Tim Sembilan Plus mengajak semua elemen masyarakat mewaspadai kemungkinan manuver pihak-pihak tertentu yang berupaya "memperjualbelikan" kasus Bank Century demi keuntungan pribadi maupun kelompoknya.
"Salah satu tujuan terbentuknya Tim Sembilan Plus adalah untuk mengawal semua upaya memerangi manuver para antek neoliberalisme yang diduga terus berusaha mempengaruhi para pejuang antikorupsi", kata Zainal sepert diwartakan ANTARA, Senin (30/11).
Tim Sembilan Plus melibatkan para aktivis maupun tokoh lintas generasi, lintas partai politik bahkan lintas ideologi serta terdiri atas unsur-unsur yang bersinergi, seperti kelompok facebookers, para aktivis jalanan (civil society), serta aktivis pers. Ada beberapa nama yang tidak asing lagi, seperti Hatta Taliwang, Laode Ida, Polycarpus, Eddy Dj. Abdurrahman, Beathor S, Aryadi A., Natsir Mansyur, U. Marasabessy, Farhat Abbas dan lain-lain," ungkap Zainal Bintang.
Zainal mengakui, para penggagas dan mereka yang terlibat dalam panitia khusus (pansus) hak Angket skandal Bank Century (BC) merupakan orang-orang hebat lintas parpol. "Tetapi, mereka dan banyak gerakan lainnya yang bertujuan sama, harus sama-sama kita kawal. Jangan biarkan mereka bertarung sendiri. Sebab, kaki tangan neoliberalisme itu sangat licik", ujarnya.
Secara khusus, Zainal menegaskan, target utama Tim Sembilan Plus adalah mengawal perjuangan Tim Sembilan DPR RI. "Kita semua harus memperkuat dukungan kepada Tim Sembilan DPR RI yang sedang mempersiapkan pansus hak angket skandal BC. Jangan sampai masuk angin", ucapnya.(UPI/ANS)
"Salah satu tujuan terbentuknya Tim Sembilan Plus adalah untuk mengawal semua upaya memerangi manuver para antek neoliberalisme yang diduga terus berusaha mempengaruhi para pejuang antikorupsi", kata Zainal sepert diwartakan ANTARA, Senin (30/11).
Tim Sembilan Plus melibatkan para aktivis maupun tokoh lintas generasi, lintas partai politik bahkan lintas ideologi serta terdiri atas unsur-unsur yang bersinergi, seperti kelompok facebookers, para aktivis jalanan (civil society), serta aktivis pers. Ada beberapa nama yang tidak asing lagi, seperti Hatta Taliwang, Laode Ida, Polycarpus, Eddy Dj. Abdurrahman, Beathor S, Aryadi A., Natsir Mansyur, U. Marasabessy, Farhat Abbas dan lain-lain," ungkap Zainal Bintang.
Zainal mengakui, para penggagas dan mereka yang terlibat dalam panitia khusus (pansus) hak Angket skandal Bank Century (BC) merupakan orang-orang hebat lintas parpol. "Tetapi, mereka dan banyak gerakan lainnya yang bertujuan sama, harus sama-sama kita kawal. Jangan biarkan mereka bertarung sendiri. Sebab, kaki tangan neoliberalisme itu sangat licik", ujarnya.
Secara khusus, Zainal menegaskan, target utama Tim Sembilan Plus adalah mengawal perjuangan Tim Sembilan DPR RI. "Kita semua harus memperkuat dukungan kepada Tim Sembilan DPR RI yang sedang mempersiapkan pansus hak angket skandal BC. Jangan sampai masuk angin", ucapnya.(UPI/ANS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Feature Online Nokia 800
Aplikasi Twitter Mobile Mudah & Cepat di Lumia 800. Pre-Order .
www.nokia.com/id-id
Aplikasi Twitter Mobile Mudah & Cepat di Lumia 800. Pre-Order .
www.nokia.com/id-id
