Daging Kurban Bertuliskan "Allah"
Dirgo Suyono29/11/2009 20:39
Liputan6.com, Pacitan: Warga Pacitan, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan potongan daging kurban bertuliskan "Allah" dalam huruf Arab, Ahad (29/11). Potongan daging sapi tersebut diterima Suluri, warga Bleber, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Pacitan.
Mendengar kabar daging kurban bertuliskan "Allah" itu, puluhan warga dari dalam dan luar Kota Pacitan silih berganti mendatangi rumahnya. Mereka ingin membuktikan dan melihat langsung daging kurban tersebut.
Sekilas tulisan Arab pada daging yang sudah dipotong menjadi beberapa bagian itu, tidak tampak jelas. Namun jika dilihat dari dekat, huruf tersebut sangat jelas. Karena merasa aneh, banyak warga yang mengabadikan melalui kamera telepon seluler.
Menurut Agung Setiyono, salah satu panitia kurban, sebelum menyembelih ia merasakan keanehan pada sapi tersebut. Hewan itu tetap hidup dan berontak selama hampir satu jam lebih setelah disembelih.
Suluri baru mengetahui daging itu ada tulisan Allah saat hendak mengolahnya jadi lauk pauk. Lantaran penasaran, dia mencoba menghilangkan huruf tersebut dengan cara mengiris bagian luarnya. Namun justru tulisan itu semakin jelas.
Takut terjadi sesuatu, Suluri dan keluarganya mengurungkan niatnya mengonsumsi daging tersebut. Potongan daging itu rencananya akan diawetkan. Saat ini beberapa orang yang datang ke rumah Suluri berencana membeli daging tersebut.(IAN)
Mendengar kabar daging kurban bertuliskan "Allah" itu, puluhan warga dari dalam dan luar Kota Pacitan silih berganti mendatangi rumahnya. Mereka ingin membuktikan dan melihat langsung daging kurban tersebut.
Sekilas tulisan Arab pada daging yang sudah dipotong menjadi beberapa bagian itu, tidak tampak jelas. Namun jika dilihat dari dekat, huruf tersebut sangat jelas. Karena merasa aneh, banyak warga yang mengabadikan melalui kamera telepon seluler.
Menurut Agung Setiyono, salah satu panitia kurban, sebelum menyembelih ia merasakan keanehan pada sapi tersebut. Hewan itu tetap hidup dan berontak selama hampir satu jam lebih setelah disembelih.
Suluri baru mengetahui daging itu ada tulisan Allah saat hendak mengolahnya jadi lauk pauk. Lantaran penasaran, dia mencoba menghilangkan huruf tersebut dengan cara mengiris bagian luarnya. Namun justru tulisan itu semakin jelas.
Takut terjadi sesuatu, Suluri dan keluarganya mengurungkan niatnya mengonsumsi daging tersebut. Potongan daging itu rencananya akan diawetkan. Saat ini beberapa orang yang datang ke rumah Suluri berencana membeli daging tersebut.(IAN)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
