Sambut Hari AIDS Sedunia, Massa HTI Turun ke Jalan
Tim Liputan 6 SCTV29/11/2009 17:33
Liputan6.com, Bandung: Menyambut peringatan Hari AIDS Sedunia pada 1 Desember mendatang, anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di sejumlah daerah turun ke jalan. Di Bandung, Jawa Barat, Ahad (29/11), sekitar 1.000 anggota HTI menyerukan agar warga Kota Bandung mewaspadai bahaya Human Immunodeficiency Virus dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS). Mereka juga mengingatkan kaum muda Indonesia untuk menghindari pergaulan bebas, termasuk narkoba yang selama ini dinilai sebagai peyebab merebaknya HIV/AIDS.
Di Makassar, Sulawesi Selatan, ratusan anggota HTI menilai program penggunaan kondom untuk pencegahan AIDS sebagai langkah yang tidak tepat dan bertentangan dengan norma agama.
Di Sukabumi, Jabar, massa HTI menggelar aksi teatrikal yang menggabarkan bahaya penyakit AIDS. Massa meminta, agar Pemerintah Indonesia dan Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengubah penanganan pencegahan HIV/AIDS yang sekarang ini dianggap tidak tepat.
Di Solo, Jawa Tengah, massa HTI menyerukan Pemerintah Kota Solo untuk segera menutup tempat-tempat maksiat. Pasalnya, lokasi ini dianggap paling berpeluang sebagai tempat penyebaran HIV/AIDS.
Kekhawatiran akan bahaya HIV/AIDS memang perlu mendapat perhatian serius. Menurut Data Departemen Kesehatan, hingga 2009, setidanya 18 ribu penduduk Indonesia sudah terjangkiti penyakit menular itu. Jumlah penderita sebenarnya diperkirakan jauh lebih besar karena masih banyak penderita HIV/AIDS yang belum terdata.(BOG)
Di Makassar, Sulawesi Selatan, ratusan anggota HTI menilai program penggunaan kondom untuk pencegahan AIDS sebagai langkah yang tidak tepat dan bertentangan dengan norma agama.
Di Sukabumi, Jabar, massa HTI menggelar aksi teatrikal yang menggabarkan bahaya penyakit AIDS. Massa meminta, agar Pemerintah Indonesia dan Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengubah penanganan pencegahan HIV/AIDS yang sekarang ini dianggap tidak tepat.
Di Solo, Jawa Tengah, massa HTI menyerukan Pemerintah Kota Solo untuk segera menutup tempat-tempat maksiat. Pasalnya, lokasi ini dianggap paling berpeluang sebagai tempat penyebaran HIV/AIDS.
Kekhawatiran akan bahaya HIV/AIDS memang perlu mendapat perhatian serius. Menurut Data Departemen Kesehatan, hingga 2009, setidanya 18 ribu penduduk Indonesia sudah terjangkiti penyakit menular itu. Jumlah penderita sebenarnya diperkirakan jauh lebih besar karena masih banyak penderita HIV/AIDS yang belum terdata.(BOG)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Ada 2 Komentar Untuk Artikel Ini.
Posting komentar Andasuxxx | alifah_nashrulxxx@yaxxx.com| 2009-11-30 14:50:54
Hh. Abidah Noer,xxx | fhine_shxxx@yaxxx.com| 2009-11-30 11:21:57
Berita Terpopuler
- Dua Kamerawan Terbaik SCTV Gugur dalam Tugas
- Teka Teki Jatuhnya Sukhoi
- Inilah 45 Nama Korban Tewas Sukhoi
- Puluhan Orang Tewas Tersambar Petir
- Hitung Jari Lebih Cepat dari Kalkulator
- KNKT: Parasut Tak Dipakai Pilot untuk Melarikan Diri
- Kedatangan Presiden SBY Ditolak Mahasiswa
- Seluruh Korban Sukhoi Teridentifikasi
- Mabes Polri Masih Evaluasi Konser Lady Gaga
- Basarnas Hentikan Pencarian Korban Sukhoi

