Mina Masih Ramai, Mekah Dipenuhi Jemaah
Mauluddin Anwar dan Rudi Utomo29/11/2009 13:42
Liputan6.com, Mina: Sebagian besar jemaah haji masih melontar jumrah terakhir di Mina, Arab Saudi, Ahad (29/11). Hal itu terlihat dari masih berdirinya puluhan ribu tenda yang disediakan pemerintah Arab Saudi. Tenda antiapi yang dimaksudkan untuk mencegah kebakaran itu ditempati sebagian besar jemaah haji dari berbagai negara.
Namun, banyak pula yang tidak menggunakan tenda-tenda ini pada hari melempar jumrah. Dari pantauan udara yang dilakukan SCTV di Mina, mereka lebih memilih tinggal di tenda-tenda kecil yang dibawa sendiri.
Sementara itu, untuk jemaah haji yang hendak melempar jumrah, ada sejumlah jalan selebar 30 meter melalui empat terowongan dan dua jalan layang atau fly over. Setiap anggota jemaah saat ini bisa melempar jumrah dengan memilih salah satu dari lima lantai agar tidak berdesakan saat melempar. Dan untuk masuk ke Jamarot, ada 11 pintu masuk dan 12 pintu keluar.
Sehari setelah Iduladha, giliran Masjidil Haram di Mekah, biasanya yang mulai dipenuhi jemaah untuk melaksanakan tawaf ifadah. Di luar kompleks ini terlihat bukit-bukit yang sudah dipangkas dan merupakan bagian dari proyek perluasan Masjidil Haram yang menelan biaya Rp 125 triliun dan baru akan terwujud pada 2020.
Pengerukan bukit ini akan menghasilkan tanah datar seluas 23 hektare. Selain untuk halaman masjid juga akan dibangun apartemen, hotel berbintang lima, serta pusat perbelanjaan bagi jemaah haji. Selengkapnya simak pantauan udara SCTV dalam video berita ini.(ADO/ANS)
Namun, banyak pula yang tidak menggunakan tenda-tenda ini pada hari melempar jumrah. Dari pantauan udara yang dilakukan SCTV di Mina, mereka lebih memilih tinggal di tenda-tenda kecil yang dibawa sendiri.
Sementara itu, untuk jemaah haji yang hendak melempar jumrah, ada sejumlah jalan selebar 30 meter melalui empat terowongan dan dua jalan layang atau fly over. Setiap anggota jemaah saat ini bisa melempar jumrah dengan memilih salah satu dari lima lantai agar tidak berdesakan saat melempar. Dan untuk masuk ke Jamarot, ada 11 pintu masuk dan 12 pintu keluar.
Sehari setelah Iduladha, giliran Masjidil Haram di Mekah, biasanya yang mulai dipenuhi jemaah untuk melaksanakan tawaf ifadah. Di luar kompleks ini terlihat bukit-bukit yang sudah dipangkas dan merupakan bagian dari proyek perluasan Masjidil Haram yang menelan biaya Rp 125 triliun dan baru akan terwujud pada 2020.
Pengerukan bukit ini akan menghasilkan tanah datar seluas 23 hektare. Selain untuk halaman masjid juga akan dibangun apartemen, hotel berbintang lima, serta pusat perbelanjaan bagi jemaah haji. Selengkapnya simak pantauan udara SCTV dalam video berita ini.(ADO/ANS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Berita Terpopuler
- Dua Kamerawan Terbaik SCTV Gugur dalam Tugas
- Teka Teki Jatuhnya Sukhoi
- Inilah 45 Nama Korban Tewas Sukhoi
- Puluhan Orang Tewas Tersambar Petir
- Hitung Jari Lebih Cepat dari Kalkulator
- KNKT: Parasut Tak Dipakai Pilot untuk Melarikan Diri
- Kedatangan Presiden SBY Ditolak Mahasiswa
- Seluruh Korban Sukhoi Teridentifikasi
- Mabes Polri Masih Evaluasi Konser Lady Gaga
- Basarnas Hentikan Pencarian Korban Sukhoi

